kaca mata
Tampilkan postingan dengan label asuransi kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label asuransi kesehatan. Tampilkan semua postingan

Kamis, April 28, 2016

Perbandingan Smartmed Premier, Maxi Violet, HSC+, Flexicare dan BPJS

- 0 komentar
Smartmed Premier,  Maxi Violet, HSC+ dan Flexicare Family adalah  asuransi kesehatan rawat inap cashless dari Allianz. Ada dua yang merupakan produk yang berdiri sendiri (Stand Alone), artinya bisa diambil tanpa harus memiliki asuransi jiwa, yaitu Smartmed Premier dan Maxi Violet. Dua  lagi merupakan rider (proteksi tambahan) pada asuransi jiwa unit-link Tapro, yaitu Hospital and Surgical Care + (HSC+) dan Flexicare Family.

Tiga produk yaitu Smartmed Premier, Maxi Violet dan HSC+ adalah produk yang sama-sama menyediakan fasilitas kartu cashless yang bisa digunakan di Rumah sakit jaringan Allianz. Di luar Rumah sakit jaringan Allianz bisa tidak? Tentu bisa namun menggunakan sistem reimburse. Karena bersifat cashless (non-tunai), maka tiga produk ini tidak bisa double claim, melainkan bisa koordinasi manfaat dengan asuransi kesehatan swasta lain yang sama-sama menggunakan kartu cashles.

Bisa tidak double claim dengan BPJS? Menurut informasi terbaru tidak bisa. Jadi bagi Anda yang kebetulan memiliki asuransi kesehatan swasta dan memiliki BPJS nantinya harus memilih salah satunya saja. (Kebijakan ini bisa saja berubah tergantung perjanjian terbaru).

Berarti rugi dong memiliki asuransi kesehatan swasta kalau sudah punya BPJS? Tidak juga. Penjelasan mengapa anda tidak rugi, silahkan KLIK DISINI

Berikut ini adalah perbandingan antara keempatnya agar anda lebih paham dan tidak bingung lagi dalam memilih fasilitas. 


[Continue reading...]

Rabu, April 27, 2016

Lengkapi BPJS Anda Dengan Tambahan Uang Tunai

- 0 komentar
Memiliki BPJS Kesehatan itu baik dan sangat menguntungkan asal tahu aturan mainnya. Ketertiban itu penting untuk menjamin kebaikan bagi semua pihak baik pasien, rumah sakit maupun pemerintah. Jadi jangan buru-buru sewot jika prosedurnya agak merepotkan. Jika ada masalah jangan langsung marah-marah kepada petugas rumah sakit. Tanyakan dulu kepada pihak BPJS baiknya bagaimana.

Sudah membayar bukan berarti bebas minta apa saja, semua ada aturannya. Ada hak dan kewajiban yang harus dipenuhi. Ibarat mau naik kereta api, Kita tidak bisa nyegat di tengah jalan. Semua penumpang harus naik dan turun di stasiun kereta api yang ditentukan tempatnya. Tidak berduli kelas eksekutif, bisnis maupun ekonomi semua ada aturannya, walaupun sudah membayar. Kalau tertinggal kereta api juga jangan ngotot. Tidak bisa pakai alasan, “Saya sudah membayar. Harus ditunggu sampai saya naik”. 

Dibandingkan dengan asuransi swasta, BPJS memiliki beberapa keunggulan antara lain:

BPJS Menjamin Kondisi Yang Dikecualikan Oleh Asuransi Swasta.
Banyak asuransi swasta yang tidak menanggung penyakit akibat dari kehamilan, bahkan persalinan normal juga tidak ditanggung asuransi swasta. 

Hampir semua penyakit ditanggung oleh BPJS
Syaratnya sesuai dengan prosedur JKN (Permenkes no.28 tahun 2014)

Premi murah
Premi BPJS kurang dari 100 ribu per bulan. Premi asuransi swasta rata-rata minimal 300 ribu per bulan , bahkan ada yang minimal 500 ribu per bulan.

BPJS Menanggung Tanpa Melihat Kondisi Sebelumnya
Asuransi swasta akan menolak pengajuan asuransi jika calon tertanggung telah menderita penyakit-penyakit tertentu. Hal ini tidak berlaku untuk BPJS, setidaknya untuk saat ini.

Bisa Menjamin Seumur Hidup
BPJS menjamin seumur hidup. Di asuransi swasta menanggung maksimal hingga usia 100 tahun. (Saya ragu juga masih ada banyak orang hidup diatas usia 100 tahun)

Dengan kelebihan-kelebihan BPJS tersebut, apakah berarti Anda sudah tidak lagi membutuhkan Asuransi Swasta? Nanti dulu... BPJS juga memiliki banyak kelemahan bila dibandingkan dengan Asuransi Swasta

Baca Pula: 
Perbedaan BPJS Dengan Asuransi Kesehatan Swasta
Perbandingan BPJS Dengan Asuransi Kesehatan Allianz

Memiliki BPJS saja tidak cukup. Karena BPJS tidak memberi uang cash/tunai untuk anak istri anda agar bisa memenuhi kebutuhan hidup selama Anda sakit.

Ada hal yang tak kalah penting selain biaya berobat di Rumah Sakit, yaitu : Melengkapi Kebutuhan Hidup. 

Mungkin tidak akan menjadi masalah jika seorang pasien menderita sakit ringan atau sedang dan harus rawat inap di rumah sakit, misalnya sakit Tipes 3 hari sudah boleh pulang dan sembuh. Namun bagaimana jika pasien menderita penyakit berat, penyakit kritis atau bahasa asuransinya “Critical Illness” ? Contohnya: Kanker atau stroke; masalahnya akan lebih rumit kan?.

Critical Illness Insurance adalah suatu asuransi yang akan membayarkan klaim anda ketika kondisi penyakit yang anda derita telah didiagnosa dalam keadaan KRITIS. Critical Illness selain berbiaya sangat besar, proses penyembuhannya juga lama.

Tips: 
Saat memilih membeli asuransi tambahan Critical illness, klaim akan cair jika nasabah benar-benar terjangkit penyakit kritis dalam kondisi sudah cukup berat. Jika anda menginginkan proteksi dalam kondisi lebih awal sebaiknya anda memilih CI-100 (100 Kondisi Penyakit Kritis) yang bisa cair dalam kondisi lebih dini. 

Karena proses penyembuhannya lama, muncul pertanyaan: Berapa lama perusahaan memberi cuti kepada karyawan yang sakit? Satu Minggu? Dua Minggu? Tiga bulan? 

Banyak kasus seorang pasien critical illness harus berhenti bekerja karena tidak mampu lagi bekerja, atau sudah berbulan-bulan masih belum sehat. Lalu bagaimana dengan nasib anak istrinya? Bagaimana membayar sekolah, cicilan kredit, pajak, dan lain sebagainya?

Disinilah perlunya Anda memiliki polis asuransi penyakit kritis Allianz yang akan memberikan UANG CASH jika sesuatu yang buruk terjadi.

Biaya Rumah Sakit solusinya : BPJS
Biaya kehidupan sehari-hari solusinya : TAPRO ALLIANZ ; Yang akan memberikan uang cash/tunai  kepada anda jika terkena critical illness.


Belajar Dari Pengalaman Nasabah Allianz


Bapak B adalah nasabah Allianz yang divonis menderita Gagal ginjal dan harus melakukan cuci darah 3 kali seminggu. Berikut adalah bukti klaim beliau:




Menyadari biaya cuci darah yang tinggi beliau berinisiatif mendaftarkan diri ke BPJS Kesehatan. Dengan layanan BPJS inilah beliau rutin melakukan cuci darah 3 kali seminggu. Uang klaim 216 Juta dari Allianz tidak beliau manfaatkan untuk berobat, melainkan beliau manfaatkan sebagai cadangan dana untuk kebutuhan keluarganya.

Dari pengalaman Bapak B dapat kita simpulkan bahwa memiliki BPJS dan membeli asuransi di Allianz seiring sejalan memberi manfaat nyata dalam hidup beliau. 

Tidak ada yang ingin sakit. Untuk mengatasi kondisi sakit, apa yang sudah anda rencanakan? Mari berasuransi.

Didit Aby
Allianz Life Indonesia
085867941941
[Continue reading...]

Minggu, April 17, 2016

Berani Merokok, Harus Berani Berasuransi

- 0 komentar
Dalam bungkus rokok terdapat peringatan pemerintah salah satunya adalah “Merokok Dapat Menyebabkan Impotensi” apakah itu benar? Ya! Saya setuju dengan itu. Buktinya apa? Buktinya di film dewasa xxx anda tidak akan menemukan pelakunya beradegan sambil merokok, karena merokok dapat menyebabkan impotensi.

Hahahaha... itu tadi hanya JOKE, jangan dianggap terlalu serius.

Oke, stop membayangkan adegan dewasa xxx sekarang kita fokus ke persoalan utama saja Hehe...

Perlu saya tegaskan bahwa saya bukan orang yang anti perokok; karena menjadi perokok sah-sah saja menurut hukum. Nah, Saat anda memutuskan menjadi seorang perokok tentu itu adalah hak anda sebagai manusia merdeka. Anda memutuskan sesuatu, pastikan anda tau resikonya. 

Menurut saya yang paling penting dari keputusan menjadi perokok adalah konsekuensi atas keputusan tersebut, salah satunya adalah konsekuensi kesehatan yang akan anda alami kelak di masa mendatang. 




Tidak perlu saya jelaskan dampak dan bahaya rokok kepada anda, karena saya yakin anda sudah mengetahuinya, antara lain:

1. Meningkatkan resiko Stroke
2. Penyebab Sakit Jantung
3. Penyebab penyakit paru-paru
4. Penyebab penyakit mulut
5. Penyebab kanker
6. Dan lain-lain 

Secara fair harus saya katakan bahwa penyakit-penyakit mematikan itu tidak hanya diderita oleh para perokok, siapa saja bisa terjangkit penyakit kritis (Critical Illnes) karena faktor pemicunya bermacam-macam ditambah gaya hidup dan pola makan masyarakat kita cenderung kurang baik. Dan merokok merupakan pemicu yang signifikan terhadap penyakit-penyakit kritis.

Logikanya begini, jika bergaya hidup sehat saja masih bisa terkena penyakit kritis, APALAGI mereka yang perokok aktif. Resikonya lebih tinggi. Apakah benar dengan gaya hidup sehat masih bisa terkena penyakit kritis? Video berikut membuktikannya. Seorang dokter dengan gaya hidup sehat tetap bisa terjangkit Critical illnes 




Berdasarkan fakta itulah walaupun Anda bergaya hidup sehat, Anda TETAP perlu proteksi Asuransi Jiwa & Asuransi Kesehatan yang memadai. Sekali lagi, YANG MEMADAI; bukan asal beli asuransi.  Karena banyak orang yang hanya peduli pada premi murah tanpa melihat jumlah Uang Pertanggungan jika terjadi resiko sakit kritis.

Nah, bagaimana dengan perokok? Tidak diragukan lagi bahwa perokok jauh lebih membutuhkan proteksi asuransi. Sebagai informasi, premi yang harus dibayar oleh perokok LEBIH MAHAL daripada mereka yang tidak merokok.

Baca pula:
Orang Tua Anda Penderita Diabetes? Inilah Resiko Kesehatan Anda 
Dalil Islam Tentang Pentingnya Asuransi  

Saya akan ilustrasikan biayanya secara sederhana sebagai berikut:

Asumsi Manfaat :
1. Uang Pertanggungan Dasar (Meninggal Dunia): 1 Milyar Rupiah
2. Proteksi 100 Kondisi Penyakit Kritis : 1 Milyar Rupiah 




Kesimpulannya adalah: 
Pertama, Sah-sah saja anda memilih menjadi perokok namun harus konsekuen dengan Beli Asuransi. Jangan merepotkan keluarga dari segi biaya jika suatu hari nanti anda menderita sakit yang disebabkan karena kebiasaan merokok.

Kedua, Sebagai perokok anda harus merogoh kantong lebih dalam untuk membayar premi asuransi karena resiko perokok lebih besar daripada bukan perokok. 

Didit Aby
Allianz Life Indonesia
085867941941
[Continue reading...]

Jumat, September 18, 2015

Perbedaan BPJS Dengan Asuransi Kesehatan

- 0 komentar
Memiliki BPJS sudah cukup? Belum. 
Selain Uang pertanggungan yang relatif kecil, ada beberapa hal yang harus anda ketahui tentang BPJS bila dibandingkan dengan Asuransi Kesehatan.

1. Sistem Rujukan

BPJS menerapkan sistem rujukan, yaitu peserta harus memulai proses berobat dari Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (Faskes I). Faskes I tersebut adalah puskesmas, dokter keluarga dan klinik. Masing – masing peserta memilih Faskes I sesuai dengan domisili. Peserta bisa melihat Faskes I di kartu peserta BPJS. Kalau menurut Faskes I perlu berobat ke rumah sakit, peserta baru bisa melakukannya dengan mendapatkan surat rujukan dari Faskes I.

Dengan kata lain, pihak Faskes I yang menentukan apakah peserta bisa berobat ke rumah sakit dan rumah sakit mana. Cara sistem rujukan berbeda dengan Asuransi Kesehatan. Dalam asuransi kesehatan, peserta bisa langsung berobat ke rumah sakit. Tidak perlu ke puskemas atau klinik terlebih dahulu.

Tidak ada sistem rujukan di Allianz Life. Nasabah bebas memeriksakan diri di semua rumah sakit.

2. Pilihan Rumah Sakit

Tidak semua rumah sakit menerima pasien BPJS Kesehatan. Ada rumah – rumah sakit swasta yang belum menerima pasien BPJS. Dalam Asuransi kesehatan, peserta bisa berobat di semua rumah sakit. Pihak asuransi menerima klaim dari semua rumah sakit.

Memang di asuransi kesehatan, ada rumah sakit kerjasama dimana peserta cukup menggesek kartu (cashless), tidak perlu membayar tunai. Sedangkan, kalau berobat di rumah sakit yang belum kerjasama, peserta asuransi harus membayar dahulu, baru kemudian tagihan diklaim ke pihak asuransi. Tapi, pada dasarnya, asuransi kesehatan tidak membatasi peserta untuk berobat ke semua rumah sakit.

Bahkan Asuransi Kesehatan ada yang bisa memberikan pelayanan di Rumah Sakit luar negeri, Yaitu Allianz Life

Baca pula : Saya sehat, mengapa harus mengambil asuransi?

3. Kelas Kamar

BPJS Kesehatan membatasi kelas kamar sampai kelas I. Tidak ada kelas kamar diatas kelas I. Dalam asuransi kesehatan, peserta memiliki keleluasaan memilih kelas kamar diaatas kelas I. Bisa kelas eksekutif dan seterusnya tergantung jatah manfaat yang disediakan oleh asuransi.

Buat peserta yang ingin kelas kamar lebih baik dari kelas I, BPJS memang memberikan pilihan yang masih terbatas saat ini.

4. Kecepatan Layanan

Karena wajib mengikuti sistem rujukan, peserta kerap menghadapi kendala dalam kecepatan layanan saat menggunakan BPJS Kesehatan. Sementara, dalam kondisi sakit, kecepatan menjadi faktor utama. Memang, BPJS memiliki ketentuan bahwa kalau dalam kondisi gawat darurat peserta bisa langsung berobat ke semua rumah sakit (tidak harus kerjasama). Tapi, ketentuan gawat darurat tersebut diatur cukup ketat oleh BPJS.

5. Antrian

Karena bersifat wajib dan preminya cukup terjangkau, jumlah peserta BPJS sangat banyak. Implikasinya adalah ke proses antrian dalam layanan di rumah sakit. Sudah sering diberitakan di media, bagaimana proses antrian ketika menggunakan layanan BPJS. Peserta perlu memahami, mengerti dan siap mental kondisi ini saat menggunakan layanan BPJS.

Dari Berbagai Sumber 
[Continue reading...]

Rabu, Juli 15, 2015

SAYA sehat-sehat saja dan tidak pernah sakit selama ini. Mengapa saya harus mengambil asuransi kesehatan?”

- 0 komentar
Banyak orang berpikir demikian dan mungkin kita termasuk salah satunya. Namun, pernahkah terlintas di benak kita, apa yang akan terjadi apabila musibah dan penyakit datang tiba-tiba dan kita terpaksa dirawat di rumah sakit? Kita mungkin harus membayar biaya berobat yang mahal hingga tabungan terkuras habis, dan ini tentu saja bukanlah situasi yang kita harapkan terjadi. Sebaliknya, bukankah akan sangat membantu jika kita telah memiliki asuransi kesehatan yang bisa membantu kita dalam membayar biaya pengobatan? Semakin terasa bagi kita sekarang bahwa biaya kesehatan semakin hari semakin mahal

Membayar dokter, membeli obat, rawat inap adalah beberapa contoh biaya yang harus dibayar ketika kita atau anggota keluarga terserang penyakit. 

Beruntunglah yang bekerja di suatu perusahaan atau instansi yang telah memiliki program asuransi kesehatan, sehingga minimal, sebagian risiko karena terganggu kesehatan dapat dibantu dengan adanya program asuransi kesehatan tersebut. Bagaimana bila perusahaan belum memberikan fasilitas tersebut? Atau kita seorang wirausaha? Sebaiknya jangan ragu dan mulailah merencanakan untuk membeli asuransi kesehatan. Dengan membeli asuransi kesehatan, maka besarnya pengeluaran untuk biaya kesehatan akan relatif stabil karena besarnya biaya atau premi tahunan dapat dihitung secara pasti sehingga mempermudah kita dalam mengatur pengeluaran dan mengurangi biaya-biaya tidak terduga.

Di Indonesia terdapat dua jenis asuransi kesehatan yaitu asuransi kesehatan kolektif (kelompok) dan asuransi kesehatan individu

Baca pula: (True Story) Apakah Asuransi itu "Tunai"?

Asuransi individu biasanya diperuntukkan bagi pribadi atau keluarga, sementara asuransi secara kolektif seperti yang terdapat di banyak perusahaan yang telah memberikan perlindungan kesehatan terhadap pegawainya. 

Premi asuransi individu yang harus dibayarkan relatif lebih tinggi dari asuransi kesehatan kolektif. Mengapa demikian? Karena kolektif, maka jumlah individu atau peserta yang ikut lebih besar sehingga resiko terjadinya klaim dapat di bagi rata oleh seluruh individu di dalam kelompok. Semakin besar jumlah kelompok atau anggota di dalam satu institusi atau perusahan, maka akan semakin rendah pula premi yang harus dibayarkan.

Manfaat 

Asuransi kesehatan adalah jenis asuransi yang membantu ketersediaan dana jika peserta asuransi kesehatan terserang gangguan kesehatan atau penyakit. Semua kebutuhan dari berobat ke dokter, menginap (perawatan) di rumah sakit, biaya obat di rumah sakit sampai operasi, semua itu dapat ditanggung oleh perusahaan asuransi. Secara umum jenis perawatan atau program yang tersedia adalah manfaat rawat jalan (outpatient), manfaat rawat inap (inpatient), manfaat persalinan dan manfaat perawatan gigi. 

Secara umum manfaat rawat jalan (outpatient) yang ditanggung oleh perusahaan asuransi adalah seperti biaya konsultasi dokter umum dan atau spesialis, biaya obat yang diresepkan, biaya atas tindakan pencegahan, biaya alat-alat bantu yang diminta oleh dokter, dan lain-lain. Dalam manfaat rawat jalan terdapat batas maksimum penggunaan dana setiap tahunnya. Sementara manfaat rawat inap yang dapat dinikmati oleh peserta asuransi kesehatan adalah seperti biaya rumah sakit, biaya laboratorium, biaya melahirkan, biaya emergency service (darurat). Manfaat perawatan gigi terdiri dari pencegahan, perawatan gigi dasar, perawatan gigi kompleks, dan pemasangan gigi palsu. 

Ketiga manfaat perawatan, yaitu rawat jalan, persalinan, dan manfaat perawatan gigi merupakan pilihan tambahan yang bisa kita ambil dengan mengikuti program dasar, yakni manfaat rawat inap. Jadi, kita tidak diperkenankan untuk hanya mengambil manfaat rawat jalan saja, persalinan saja atau perawatan gigi saja tanpa mengikuti program dasar manfaat rawat inap.

Besarnya premi yang harus dibayarkan dan besarnya nilai pertanggungan dalam asuransi kesehatan sangat tergantung kepada program asuransi kesehatan yang kita pilih. Berbagai perusahaan asuransi memiliki jenis program dan premi yang berbeda-beda dengan detail manfaat yang berbeda-beda pula. Biasanya perusahaan asuransi membatasi jumlah total biaya yang bisa digunakan per-tahun. 

Sistem klaim/penggantian asuransi

Sistem yang digunakan oleh perusahaan asuransi kesehatan ada 2 yakni sistem penggantian (reimbursement) atau sistem provider. Dengan sistem penggantian, peserta asuransi harus mengeluarkan uang terlebih dahulu guna membayar biaya pengobatan yang kemudian dapat kita klaim atau meminta penggantian ke perusahaan asuransi dimana kita menjadi peserta asuransi. Dengan sistem ini maka kita bebas memilih rumah sakit yang mana saja, namun tentunya maksimal penggantian telah ditentukan dimuka. Yang perlu menjadi perhatian utama kita dalam melakukan klaim adalah kelengkapan surat-surat administrasi yang menjadi syarat utama agar proses penggantian biaya yang kita keluarkan dapat dibayar oleh perusahaan asuransi. Cepat lambatnya pencairan dana klaim tergantung kepada pelayanan yang diberikan oleh perusahaan asuransi, namun secara umum berkisar 7 hari kerja. 

Bagi yang menganut sistem provider maka kita tidak perlu mengeluarkan uang terlebih dahulu. Kita hanya dibekali dengan kartu keanggotaan asuransi kesehatan guna mendapatkan pelayanan kesehatan yang dibutuhkan di rumah sakit atau klinik kesehatan yang telah kita pilih sebelumnya berdasarkan daftar rumah sakit yang bekerja sama dengan perusahaan asuransi tersebut. 

[Continue reading...]

Senin, Maret 23, 2015

Tips Cerdas Memilih Asuransi Kesehatan

- 0 komentar
Seluk beluk asuransi kesehatan kadang sulit untuk ditelusuri. Tips berikut akan membantu Anda dengan saran yang akan menambah wawasan anda tentang asuransi kesehatan untuk keluarga. Manfaatkan informasi berikut untuk keuntungan Anda.

Ketika Anda berpikir untuk mencari asuransi kesehatan jangan lupa bukan hanya anda yang membutuhkan perlindungan, Keluarga anda juga membutuhkannya. Memilih Asuransi kesehatan dalam bentuk paket keluarga secara ekonomis anda akan mendapatkan premi yang lebih murah. Ada banyak perusahaan menawarkan paket keluarga, lalu mana yang harus Anda pilih? Tentu saja detail-detail perjanjian dan manfaat yang akan anda dapatkan harus benar-benar anda pelajari dengan serius.

Jika Anda baru saja lulus dari perguruan tinggi dan ingin asuransi kesehatan, pertimbangkan pilihan berikut:  Jika Anda sudah bekerja, lihat apa pilihan asuransi yang ditawarkan perusahaan tempat  Anda bekerja.  Jika Anda berusia di bawah dua puluh enam tahun masih mungkin untuk menggunakan paket asuransi keluarga bersama orang tua Anda.

Tip ekstra! Membeli asuransi pribadi acap kali membutuhkan biaya lebih besar bila dibandingkan paket keluarga. Secara finansial mungkin anda mengeluarkan biaya yang sama namun manfaat yang didapatkan bisa jauh berbeda.

Saat ini Allianz memiliki perlindungan finansial untuk keluarga Indonesia dengan menawarkan tabungan keluarga yang disebut “Tapro Family”. Dengan memiliki tabungan Tapro family ini maka keluarga anda akan mendapatkan perlindungan finansial bila salah satu dari anggota keluarga anda terkena musibah.

Manfaat perlindungan yang didapatkan adalah :
1. Asuransi dasar
2. Kecelakaan ( Accident death & Disability / ADDB )
3. Cacat Tetap Total ( Total Permanent Disability / TPD )
4. 49 penyakit kritis + 100 kondisi penyakit kritis (CI 100)

Contoh Ilustrasinya sebagai berikut: 
Jika sang ayah si pencari nafkah meninggal dunia, maka oleh asuransi jiwa Allianz akan  diberikan uang pertanggungan kepada keluarganya sebagai ahli waris dan seluruh anggota keluarga tersebut ditabungkan oleh asuransi jiwa Allianz sebesar premi yang biasa sang ayah bayarkan per-bulan sampai dengan sang ayah berumur 65 tahun.

Jika sang ayah terkena penyakit kritis pada usia 40 tahun sehingga tidak memungkinkan sang ayah untuk tetap mencari nafkah (pensiun dini) maka asuransi jiwa Allianz memberikan uang pertanggungan untuk biaya penyembuhan penyakit kritis. Manfaat ini akan sangat terasa karena biayanya sangat mahal. ISTIMEWANYA, Anak-anak tetap memiliki tabungan mereka dan tetap mendapatkan perlindungan finansial dari asuransi jiwa Allianz.

Begitu pula jika musibah tersebut terkena pada sang Ibu, maka sang ayah dan anak-anak mereka ditabungkan oleh asuransi jiwa Allianz sampai si Ibu ber-usia 65 tahun.

Hanya Allianz yang memberikan produk seperti ini, untuk mendapat informasi lebih jelas segera hubungi agen anda. Sekarang juga lindungi seluruh keluarga anda, karena kita tidak pernah tau apa yang akan terjadi pada diri kita di hari esok, dan keluarga anda tetap harus survive untuk melanjutkan hidup. Klik disini untuk menghubungi saya dan bertanya mengenai produk ini.

[Continue reading...]

Jumat, Maret 13, 2015

Suamiku Baru Saja Divonis Cancer

- 0 komentar
Sebuah pengalaman dari teman Agen Asuransi.
Tubuh saya sontak lemas. Sisca bercerita kondisi roni suaminya. Memori saya berkelabat cepat ke beberapa bulan  belakangan, masih tercetak jelas raut muka kurang senang ketika saya menawarkan asuransi kepadanya. 
Seandainya saya memaksanya dengan lebih keras!

Waktu itu siska bilang semuanya akan baik-baik saja dan sehat-sehat saja dan sudah ada asuransi dari kantor. 
Seminggu yg lalu motor dan perhiasan serta mas kawin sudah dijual untk rawat inap,kemoterapi dan transfusi. Baru 3 bulan sejak pertama di vonis sakit. Rumah yg telah mereka cicil 24bln terancam di over kredit. 

Saya berinisiatif untk menggalang dana utk meringgankan beban siska dan roni, "Titip salam saja ya buat roni, semoga cepat sembuh" Itu yg dikatakan para sahabat karib mereka. Dada saya mendesah. Sebagai agen asuransi fungsi saya pun sudah mati. Sebagai sahabat pun saya hanya mampu memberikan jumlah yg tidak banyak dari sisi materi.

Satu hal yg bisa saya bagi dari kisah siska dan roni. Bahwa sebelum kita sibuk berfantasi dgn rancangan investasi, pastikan asuransi menjadi dasar dari rancangan tersebut.
[Continue reading...]

Rabu, Februari 18, 2015

Berlari 20 Km setiap hari. Iklan Thailand Terbaru - MENGHARUKAN (2014)

- 0 komentar
Kisah nyata. 

Ibu Wong, berlari 20 km setiap hari demi menyelamatkan anaknya dr gagal Ginjal. Dokter mewajibkannya untuk menurunkan berat badannya hingga 20 Kg agar memenuhi syarat kesehatan.

Dahulu, Ibu Wong tak pernah peduli dengan tubuh gemuknya. Dia tidak tertarik bertubuh langsing, dia tak peduli laki-laki tak ada yang melamarnya, bahkan dia tak peduli pada kesehatannya sendiri. 

Saat Anaknya yang sakit kritis, saat itulah dia peduli. 

Anda tidak perlu berkorban sangat berat seperti ibu Wong. Siapkan Asuransi Kesehatan Anda dan keluarga sejak sekarang. Allianz akan melindungi keluarga Anda.

Download Kalkulator rencana premi Anda dalam formal MS.Excel. KLIK DISINI


[Continue reading...]

Selasa, Februari 17, 2015

Poin-poin Penting Asuransi Kesehatan Yang Harus Anda Lakukan

- 0 komentar
Semua orang ingin sehat. Itu sebabnya, ketika sakit mendera, berbagai upaya dilakukan agar sembuh dan kembali sehat. Anda yang bisa menjaga kesehatan, bersyukurlah. Sebab, biaya pengobatan semakin mahal dan belum tentu terjangkau oleh semua orang. Alat medis yang canggih dan obat-obatan terbaru jadi pemicu pembengkakan pengeluaran. Sakit itu mahal, kata orang.

Jika Anda berkantong tebal atau mendapat tunjangan plafon kesehatan dari kantor yang cukup besar, biaya pengobatan tak memberatkan. Apalagi jika penyakit yang datang tak terlalu serius, seperti masuk angin, diare, atau cidera ringan. Lain persoalan jika Anda menderita penyakit kritis yang membutuhkan perawatan lama atau operasi mahal. Uang kesehatan dari kantor tak cukup, sementara asuransi kesehatan biasa tidak mencakup penyakit jenis itu.

Bila Anda membutuhkan asuransi kesehatan, Anda harus tahu semua jenis biaya. Hal seperti premi, tidak semua orang bisa memahaminya dengan mudah, jadi pastikan Anda pelajari  apa yang sesungguhnya Anda butuhkan sehingga dapat secara akurat memperkirakan biayanya.

Selain itu periksa perjanjian atau klausul dengan perusahaan Asuransi Anda dengan sangat teliti dan hati-hati, sehingga Anda tahu apa yang akan ditanggung dan apa yang tidak ditanggung.

Jika Anda memiliki kondisi medis yang sudah anda derita sebelumnya, pastikan dapat memberi proteksi untuk Anda di masa mendatang. Karena ada perusahaan yang tidak menjamin klaim anda jika ada kondisi medis sebelum anda membeli polis asuransi.

Penting untuk mengisi formulir dengan data yang benar. Bila Anda tidak mengisi formulir benar, Perusahaan asuransi akan menolak untuk membayar klaim anda karena anda dianggap tidak jujur. Mengisi formulir dengan data yang benar sangat penting untuk pengajuan klaim di masa mendatang

Polis asuransi kesehatan pribadi sebaiknya ditinjau setiap tahun. Lihatlah perubahan kebiajakan terbaru yang akan disediakan untuk Anda, dan lihat rencana baru yang telah tersedia.
[Continue reading...]

Minggu, Oktober 19, 2014

Menjadi Wirusahawan Dengan Kocek Menawan

- 0 komentar
Kebutuhan hidup kian  banyak dan beragam. Apa boleh buat, banyak orang terdorong mencari penghasilan ekstra lewat kerja atau bisnis sampingan (side-job), selain tetap menikmati upah sebagai pegawai. Namun, tak jarang dari mereka akhirnya ingin melepas pekerjaan utama.
 
Merasakan nikmat rezeki dari pekerjaan sampingan, banyak orang tertarik memulai hidup sebagai wiraswastawan penuh. Mereka tak tertarik lagi bekerja pada orang  atau perusahaan lain.

Salah seorang di antaranya adalah Hendi Wibisono, karyawan perusahaan swasta di Jakarta Pusat. Hendi berniat menjalankan bisnis online shopping yang telah dia rintis tiga tahun terakhir, sepenuh waktu (full-time). Namun, dia masih bimbang memikirkan risiko bakal kehilangan aneka macam fasilitas yang selama ini dia dapatkan dari tempat kerjanya. 

Kebimbangan seperti itu sangat manusiawi. Namun, seperti kata pepatah, setiap kesuksesan butuh pengorbanan. Setiap pilihan memiliki konsekuensi tersendiri. Keleluasaan menjalankan dan mengeksplorasi bisnis pribadi harus dibayar kehilangan beragam fasilitas sebagai pegawai kantoran. 

Ketika melepas status sebagai pegawai, seseorang setidaknya akan kehilangan berbagai jenis fasilitas. Pertama, pendapatan rutin berjumlah tetap. Ini adalah salah satu keunggulan menjadi karyawan. Dengan mengetahui dengan pasti berapa arus dana masuk setiap bulan, Anda bisa leluasa membuat perencanaan keuangan. 

Nah, ketika beralih menjadi wiraswastawan, Anda harus siap dengan pendapatan yang tidak menentu. Ujung-ujungnya, perlu dipikirkan bagaimana pengaturan arus kas keluarga kelak.

Kedua, fasilitas kesehatan. Para pegawai umumnya menerima perlindungan kesehatan dari pemberi kerja, baik dalam bentuk asuransi kesehatan maupun dana kesehatan berplafon tertentu. Fasilitas serupa bahkan menjangkau anggota keluarga. Sebagai pengusaha, semua itu harus Anda tanggung sendiri, sepenuhnya.

Ketiga, beragam pendapatan tidak tetap, seperti bonus kinerja dan tunjangan hari raya (THR). Banyak karyawan mengandalkan pendapatan ekstra tersebut untuk memenuhi kebutuhan yang memakan dana besar.

Lagi-lagi, cadangan pendapatan seperti ini tak bisa lagi bisa diharapkan secara rutin, begitu seseorang menjalankan usahanya sendiri. Risiko-risiko tersebut tentu sudah Anda ketahui jauh-jauh hari. Namun, sangat mungkin risiko itu sebanding dengan apa yang akan Anda dapatkan  begitu benar-benar terlepas dari status pegawai. 

Supaya tidak berhenti sebatas kebimbangan, sebaiknya Anda mulai menempuh persiapan yang matang, terutama dari segi pengaturan kocek. Jangan sampai upaya Anda meningkatkan taraf hidup, justru tak tercapai hanya karena persiapan yang kurang matang.

Apa saja yang perlu Anda persiapkan? Simak saran dan paparan dari perencana keuangan berikut.
Periksa arus kas
Menengok lagi kondisi kocek wajib Anda lakukan sebelum mengajukan surat pengunduran diri ke kantor. Coba hitung semua pengeluaran Anda dalam satu bulan, mulai dari pengeluaran rumahtangga rutin, pengeluaran untuk kebutuhan anak, pengeluaran kebutuhan investasi, cicilan utang, asuransi, dan sebagainya. “Angka yang Anda dapat dari situ merupakan target pendapatan minimal yang harus Anda dapatkan setiap bulan kelak,” jelas Farah Dini, perencana keuangan Janus Consulting.

Hitung pula angka pendapatan dalam skenario terburuk. Ambil contoh, pengeluaran per bulan atau target minimal penghasilan Anda sebesar Rp 10 juta. Tetap ada kemungkinan penghasilan Anda kelak di bawah itu. Sudahkan Anda  menyiapkan strategi untuk mengatasinya? “Tanpa mengetahui angka terburuk, kecenderungan berutang akan sangat besar,” imbuh Dini.

Anda bisa menyisir lagi pos-pos pengeluaran mana yang bisa ditekan agar ketika terjadi skenario terburuk, Anda tak perlu berutang untuk menambalnya. Contoh, pos listrik dan air, pos rekreasi, atau pos transportasi.

Pos-pos pembayaran cicilan  utang harus Anda pastikan tetap lancar agar tidak menuai masalah lebih besar. Bagaimana dengan kartu kredit?Tetaplah dengan prinsip membayar penuh tagihan sebelum jatuh tempo!

Dana darurat
Dana darurat atau emergency fund sejatinya wajib Anda siapkan, tak peduli status Anda adalah karyawan atau wiraswastawan. “Saat berwiraswasta, umumnya pemasukan menjadi berfluktuasi sehingga keberadaan dana darurat malah penting sekali,” kata Mohamad Andoko, perencana keuangan OneShildt Financial Planning.

Berapa besarnya? Menurut Andoko, emergency fund senilai enam hingga 12 kali pengeluaran bulanan terbilang cukup. Besar pengeluaran bulanan sudah Anda ketahui dari pemeriksaan arus kas. Nah, ada baiknya sebelum beralih menjadi pengusaha, Anda juga telah memiliki proyeksi pendapatan bulanan. Alhasil, besar dana darurat yang harus Anda siapkan lebbih presisi nilainya. 

Dini berpendapat, besar dana darurat untuk situasi seperti itu idealnya senilai 12 kali pengeluaran bulanan. “Sebagai antisipasi jika di bulan-bulan ke depan penghasilan menurun atau tidak ada sama sekali,” jelas dia.

Asuransi kesehatan
Hilang status karyawan, hilang pula fasilitas kesehatan yang Anda nikmati selama ini. Mau tidak mau, Anda perlu membeli sendiri asuransi kesehatan agar kelak saat terjadi risiko kesehatan pada Anda dan keluarga, bisnis Anda tidak terganggu.

Tentukan dulu asuransi kesehatan seperti apa yang Anda cari. Selain tarif kamar rawat inap yang Anda butuhkan, biaya dokter, obat-obatan, dan biaya operasi, tengok pula manfaat lain seperti perlindungan kecelakaan. Sebagai langkah awal, kepala keluarga lebih diutamakan mendapat fitur asuransi kesehatan yang lengkap. Sisihkan waktu untuk memilih produk yang tepat. Perusahaan asuransi kerap memberikan diskon premi jika Anda membeli sekaligus untuk anggota keluarga. 

Andoko menambahkan, pembayaran premi asuransi bagi seorang wirusahawan sejatinya bisa menjadi komponen biaya di perusahaan yang dia rintis, sehingga akan mengurangi pajak perusahaan. 

Asuransi jiwa
Bila Anda punya tanggungan, asuransi jiwa alias term life wajib Anda penuhi, tidak peduli apakah Anda karyawan atau wirausahawan. Sebab, itu berkaitan dengan kelangsungan hidup tanggungan Anda bila Anda meninggal dunia. 

Hitung kebutuhan uang pertanggungan dengan rumus sederhana. “Potensi penghasilan dikalikan 12 bulan dikalikan jangka waktu Anda ingin proteksi tersebut tersedia untuk keluarga,” jelas Andoko.

Misal, potensi penghasilan Rp 10 juta dan anak Anda baru mandiri sekitar 15 tahun lagi. Maka, uang pertanggungan yang Anda butuhkan adalah
Rp 10 juta x 12 x 15 tahun alias Rp 1,8 miliar. Pilih produk term life murni dengan pembayaran premi tahunan.

Investasi jalan terus
Andoko menilai, menjadi wirausahawan bukan berarti melupakan kebutuhan investasi. Apalagi, jika selama ini Anda sudah menjalankan berbagai rencana keuangan, seperti rencana dana pensiun atau dana pendidikan anak. 

Sangat sayang bila hal itu terhenti hanya karena penghasilan tak lagi rutin setiap bulan. Anda bisa mengubah pola investasi dari bulanan menjadi tahunan mengikuti siklus penghasilan Anda sebagai usahawan. Untuk dana pensiun dari kantor terdahulu, sebagai contoh, bisa Anda cairkan dan tempatkan di instrumen investasi yang lebih agresif agar mampu memenuhi target kebutuhan pensiun.

Nah, dengan menyiapkan kondisi kocek terlebih dulu, melakoni status baru sebagai wirausahawan yang mandiri dapat berjalan lebih lancar dan nyaman.  

Sumber : kontan.co.id
[Continue reading...]

Minggu, Oktober 05, 2014

Premi Asuransi Kesehatan Sinar Mas

- 0 komentar
Sehat menjadi mahal karena dengan sehat kita bisa melakukan segala pekerjaan dari mulai pekerjaan yang menghasilkan uang atau sekedar berbicara santai dengan relasi. Jika sakit sudah melanda maka tidak hanya mencari uang, sekedar mengambil minum atau mengambil makan sendiri saja kita tidak sanggup. Karena itulah sehat sangat mahal harganya. Sehat tidak bisa dibeli oleh uang berapapun harganya. Ada baiknya kita mengenal keunggulan Asuransi Sinar Mas.

premi asuransi kesehatan sinarmas
Sehat penting bagi semua orang. Tidak hanya bagi orang dengan penghasilan dibawah rata-rata tapi juga penting untuk orang dengan penghasilan diatas rata-rata. Semua orang haruslah sehat untuk bisa melakukan semua pekerjaannya dengan baik dan selesai. Karena pentingnya kesehatan inilah maka semua orang tanpa kecuali harus menyiapkan sebuah jaminan kesehatan yang sewaktu-waktu dapat kita gunakan jika kita tiba-tiba jatuh sakit.

Asuransi Kesehatan yang Ideal

Pentingnya jaminan kesehatan mewajibkan kita untuk memilih bentuk jaminan yang tepat. Asuransi kesehatan adalah salah satu bentuk jaminan kesehatan yang paling tepat karena dia memberikan alternatif keringanan biaya rawat sakit berdasarkan beberapa program yang pihak asuransi tawarkan. Namun demikian, janganlah terburu-buru memilih penyedia asuransi kesehatan sebelum anda mengetahui betul bagaimana sebenarnya asuransi kesehatan yang ideal. Bisa jadi anda tertipu.

Asuransi Kesehatan yang ideal menurut penyedia asuransi kesehatan Sinar Mas haruslah murni asuransi tidak disertai dengan investasi. Hal ini dimaksudkan agar manfaat yang diperoleh pemegang asuransi lebih besar. Biaya penggantian untuk rawat sakit bisa lebih besar.

Premi Asuransi Sinar Mas

Hal yang tidak kalah penting selain mengetahui ideal atau tidaknya asuransi adalah perihal premi asuransi. Seperti yang tadi telah dibahas bahwa asuransi haruslah murni tidak disertai investasi. Penyedia asuransi Sinar Mas dengan jelas mengatakan bahwa premi adalah biaya yang harus dikeluarkan oleh pemilik asuransi. Premi bukanlah investasi karena itu dia sewaktu-waktu akan hilang jika pemilik asuransi dalam keadaan sehat dan tidak sakit. Meski begitu Sinar Mas memberikan jaminan bahwa Premi Asuransi Kesehatan Sinar Mas yang telah pelanggan bayarkan akan dikembalikan dalam bentuk kemanfaatan yang sesuai dengan rencana yang dipilih oleh pelanggan.

Keunggulan yang ditawarkan Asuransi Jiwa Sinar Mas tidak hanya berhenti pada premi tapi juga memberikan jaminan kemudahan paling luas seperti: penggantian seluruh biaya rumah sakit sesuai dengan rencana yang pelanggan pilih dan kemudahan membayar Premi Asuransi Kesehatan SInar Mas dengan cara tunai atau pendebetan kartu kredit.

Premi Asuransi Kesehatan SInar Mas juga sudah diakui seluruh dunia termasuk Jepang dan Amerika Serikat. Besarnya premi asuransi tergantung dari rencana yang dipilih pelanggan. Namun yang jelas Premi Asuransi Kesehatan SInar Mas masih bisa dijangkau oleh kantong pelanggan.

Produk Asuransi Sinar Mas

Semakin besar tingkat kesadaran masyarakat akan kesehatan membuat Sinar Mas memperluas produk kesehatannya. Produk-produk ini hadir dalam rangka memenuhi keinginan pelanggan yang lebih bervariasi. Pelanggan dapat memilih beberapa produk yang telah disediakan. Jangan tergoda oleh iming-iming atau rayuan dari orang lain bahkan oleh petugas Sinar Mas sendiri. Pelanggan yang memakai asuransi  dan membayar Premi Asuransi Kesehatan SInar Mas sendiri jadi harus pelanggan yang menentukan produk mana yang akan dipilih.

Produk asuransi kesehatan yang disediakan oleh Sinar Mas antara lain: Simas Sehat Executive, Simas Sehat Gold, Simas Sehat Corporate dan Simas Sehat Income. Semua produk tersebut memiliki keistimewaan tersendiri bergantung pada kebutuhan pelanggan. Jangan khawatir tentang pembayaran preminya, karena Premi Asuransi Kesehatan Sinar Mas dapat dibayarkan sesuai dengan kemampuan pelanggan dan dengan akses yang luas baik tunai maupun debet kartu kredit.
[Continue reading...]

Rabu, Maret 05, 2014

Manfaat Asuransi Kesehatan

- 0 komentar
Kesehatan merupakan modal utama bagi kita untuk beraktifitas dan saat ini  biaya pengobatan begitu tinggi sehingga mutlak bagi kita untuk memiliki asuransi kesehatan. Sesuai dengan prinsip Risk Sharing dalam asuransi, maka hanya dengan premi yang relatif kecil namun manfaat yang kita terima jauh lebih besar.

Mari kita bahas lebih jauh manfaat asuransi kesehatan yang sering digunakan, khususnya melalui Asuransi Prudential yaitu sebagai berikut :

1. Pru Personal Accident Death And Disablement

Usia Masuk                 : 1 – 65 tahun

Masa Perlindungan       : s/d ulang tahun ke 55/60/65/70

Manfaat : membayarkan sebesar Uang Pertanggungan bila Tertanggung meninggal akibat kecelakaan. Untuk cacat total dan tetap yang tidak dapat dipulihkan maka Tertanggung juga mendapatkan Uang Pertanggungan.

2. Pru Crisis Cover Benefit 34

Usia Masuk                 : 6 – 65 tahun

Masa Perlindungan       : s/d ulang tahun ke 55/65/70/75/80/85

Manfaat : bila Tertanggung telah memenuhi salah satu dari 34 kondisi kritis atau meninggal dunia, Uang Pertanggungan dari Pru Crisis Cover Benefit 34 akan dibayarkan TANPA mengurangi UP dasar.

3. Pru Crisis Income

Usia Masuk                 : 1 – 65 tahun

Masa Perlindungan       : s/d ulang tahun ke 55/65/70/75/80/85

Manfaat : bila Tertanggung telah memenuhi salah satu dari 33 kondisi kritis maka akan menerima pembayaran manfaat pendapatan bulanan sebesar UP Crisis Income dibagi 12 hingga masa pertanggungan yang dipilih berakhir atau meninggal dunia.

4. Pru Med

Usia Masuk                 : 15 hari s/d 64 tahun

Masa Perlindungan       : s/d ulang tahun ke 55/65

Manfaat : memberikan tunjangan harian rawat inap, ICU dan pembedahan kepada Tertanggung jika menjalani rawat inap di rumah sakit dengan menggunakan sistem reimbursement.

5. Pru Hospital And Surgical Cover

Usia Masuk                 : 15 hari s/d 64 tahun

Masa Perlindungan       : s/d ulang tahun ke 55/65

Manfaat : memberikan penggantian biaya rawat inap, ICU dan pembedahan selama Tertanggung menjalani perawatan di rumah sakit dengan menunjukkan kartu Prudential.

6. Pru My Child

Usia Kehamilan           : 20 – 32 minggu

Usia Ibu                     : 18 – 40 tahun

Manfaat : menawarkan perlindungan seumur hidup bagi anak, juga bila terdapat kelainan bawaan. Selain itu memberikan proteksi untuk ibu selama masa kehamilan.

Dari beberapa manfaat asuransi kesehatan diatas maka kita dapat menentukan pilihan yang sesuai dengan kondisi masing-masing.
[Continue reading...]

Selasa, Desember 10, 2013

Jenis Asuransi Kesehatan

- 0 komentar
Jenis Asuransi Kesehatan dibedakan berdasarkan sifat dan jenis kepesertaan :

Sifat Kepesertaan
  • Wajib
  • Sukarela
Jenis Kepesertaan
  • Perorangan
  • Kelompok
Baik Asuransi Kesehatan yang berdasarkan sifatnya maupun jenis kepesertaannya sangat berbeda, tergantung manfaat asuransi yang akan diperoleh.

Manfaat asuransi kesehatan berupa :
1. Tempat pelayanan kesehatan (provider) misalnya rumah sakit pemerintah, swasta dengan kelas perawatannya,
2. luas jangkauan pelayanan mulai meliputi wilayah Kabupaten, Regional, Nasional sampai internasional.
3 Jenis pelayanan yang dimulai dengan pelayanan kesehatan dasar sampai pelayanan kesehatan lanjutan / canggih, jenis penyakit sampai dengan penyakit Kritis, degenaratif maupun yang dekstrutif, plus pelayanan Suplemen.


Wajib
Benefit tersebut tergantung pada ketentuan yang berlaku (bagi Asuransi Kesehatan yang sifatnya Wajib). Ketentuan yang dimaksud ditetapkan oleh pihak penyelenggara (biasanya BUMN) antara lain PT Askes untuk Pegawai Negeri dan pesiunannya, PT Jamsostek untuk Tenaga Kerja dan Departemen Kesehatan untuk Rakyat Miskin. 

Sukarela
Sedangkan Benefit yang tergantung pada kesepakatan antara peserta dengan pihak penyelenggara bagi asuransi kesehatan yang sifatnya sukarela. Penyelenggara biasanya BUMN, atau Perusahaan Swasta.

Baik Asuransi yang sifat kepesertaannya Wajib atau Sukarela seperti tersebut diatas adalah jenis kepesertaannya yang “Berkelompok” dan Khusus untuk Asuransi kesehatan Sukarela Perorangan , umumnya diselenggarakan dengan metode BankAsurance.

BankAsurance: adalah suatu sistem asuransi yang diselenggarakan oleh perusahaan penyelenggara yang bekerja sama dengan salah-satu Bank, dimana pesertanya adalah perorangan yang telah menjadi Nasabah (dan memiliki Kartu Kredit) dari Bank tersebut.
[Continue reading...]
 
Copyright © . Portal Berita Asuransi - Posts · Comments
Theme Template by BTDesigner · Powered by Blogger