kaca mata
Tampilkan postingan dengan label asuransi jiwa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label asuransi jiwa. Tampilkan semua postingan

Senin, Mei 09, 2016

Asuransi Jiwa Rp. 12.000 Per Hari

- 0 komentar
Dapatkah Anda membayangkan uang Rp. 12.000 perhari dapat digunakan untuk keperluan apa saja ?
Mungkin untuk 1x makan siang yang sederhana atau mengisi 2 liter bensin ?

Nilai tukar yang dapat diperoleh dari nilai Rp. 12.000 termasuk minimal untuk memenuhi kebutuhan hidup kita sehari-hari, namun dapatkah Anda bayangkan bila nominal Rp. 12.000 terus kita lakukan setiap hari selama HANYA 10 tahun akan mendatangkan manfaat yang luar biasa.

Bagaimana caranya Rp. 12.000 perhari atau Rp. 350.000 perbulan selama 10 tahun dapat mendatangkan 5 (lima) MANFAAT sekaligus ?

Mari kita simulasikan manfaat yang dapat diperoleh dengan menyisihkan HANYA Rp. 12.000 perhari :
  1. Proteksi asuransi jiwa dengan Uang Pertanggungan sebesar Rp. 175 juta sampai umur 99 tahun.
  2. Bila memenuhi salah satu dari 34 kondisi kritis maka akan mendapatkan Uang Pertanggungan sebesar Rp. 75 juta.
  3. Bila mengalami cacat atau meninggal dunia akibat kecelakaan maka akan mendapatkan Uang Pertanggungan sebesar Rp. 50 juta.
  4. Bila menjalani rawat inap di rumah sakit maka akan mendapatkan tunjangan harian rawat inap sebesar Rp. 120.000 / hari.
  5. Mendapatkan nilai tunai dengan asumsi imbal hasil investasi 15% pertahun pada usia ke 60 sebesar Rp. 1.828.590.000.
Ilustrasi : pria, usia 24 tahun, tidak merokok, imbal hasil investasi 15% pertahun.
Silakan hubungi kami untuk ilustrasi sesuai dengan kondisi yang Anda inginkan. Kami akan membuatkan dan memberikan konsultasi secara gratis.

Sesuai pepatah "Menabung Pangkal Kaya" maka demikian juga hasil yang akan kita dapatkan HANYA dengan menyisihkan Rp. 12.000 perhari selama 10 tahun untuk proteksi asuransi jiwa sampai umur 99 tahun.

[Continue reading...]

Minggu, April 17, 2016

Berani Merokok, Harus Berani Berasuransi

- 0 komentar
Dalam bungkus rokok terdapat peringatan pemerintah salah satunya adalah “Merokok Dapat Menyebabkan Impotensi” apakah itu benar? Ya! Saya setuju dengan itu. Buktinya apa? Buktinya di film dewasa xxx anda tidak akan menemukan pelakunya beradegan sambil merokok, karena merokok dapat menyebabkan impotensi.

Hahahaha... itu tadi hanya JOKE, jangan dianggap terlalu serius.

Oke, stop membayangkan adegan dewasa xxx sekarang kita fokus ke persoalan utama saja Hehe...

Perlu saya tegaskan bahwa saya bukan orang yang anti perokok; karena menjadi perokok sah-sah saja menurut hukum. Nah, Saat anda memutuskan menjadi seorang perokok tentu itu adalah hak anda sebagai manusia merdeka. Anda memutuskan sesuatu, pastikan anda tau resikonya. 

Menurut saya yang paling penting dari keputusan menjadi perokok adalah konsekuensi atas keputusan tersebut, salah satunya adalah konsekuensi kesehatan yang akan anda alami kelak di masa mendatang. 




Tidak perlu saya jelaskan dampak dan bahaya rokok kepada anda, karena saya yakin anda sudah mengetahuinya, antara lain:

1. Meningkatkan resiko Stroke
2. Penyebab Sakit Jantung
3. Penyebab penyakit paru-paru
4. Penyebab penyakit mulut
5. Penyebab kanker
6. Dan lain-lain 

Secara fair harus saya katakan bahwa penyakit-penyakit mematikan itu tidak hanya diderita oleh para perokok, siapa saja bisa terjangkit penyakit kritis (Critical Illnes) karena faktor pemicunya bermacam-macam ditambah gaya hidup dan pola makan masyarakat kita cenderung kurang baik. Dan merokok merupakan pemicu yang signifikan terhadap penyakit-penyakit kritis.

Logikanya begini, jika bergaya hidup sehat saja masih bisa terkena penyakit kritis, APALAGI mereka yang perokok aktif. Resikonya lebih tinggi. Apakah benar dengan gaya hidup sehat masih bisa terkena penyakit kritis? Video berikut membuktikannya. Seorang dokter dengan gaya hidup sehat tetap bisa terjangkit Critical illnes 




Berdasarkan fakta itulah walaupun Anda bergaya hidup sehat, Anda TETAP perlu proteksi Asuransi Jiwa & Asuransi Kesehatan yang memadai. Sekali lagi, YANG MEMADAI; bukan asal beli asuransi.  Karena banyak orang yang hanya peduli pada premi murah tanpa melihat jumlah Uang Pertanggungan jika terjadi resiko sakit kritis.

Nah, bagaimana dengan perokok? Tidak diragukan lagi bahwa perokok jauh lebih membutuhkan proteksi asuransi. Sebagai informasi, premi yang harus dibayar oleh perokok LEBIH MAHAL daripada mereka yang tidak merokok.

Baca pula:
Orang Tua Anda Penderita Diabetes? Inilah Resiko Kesehatan Anda 
Dalil Islam Tentang Pentingnya Asuransi  

Saya akan ilustrasikan biayanya secara sederhana sebagai berikut:

Asumsi Manfaat :
1. Uang Pertanggungan Dasar (Meninggal Dunia): 1 Milyar Rupiah
2. Proteksi 100 Kondisi Penyakit Kritis : 1 Milyar Rupiah 




Kesimpulannya adalah: 
Pertama, Sah-sah saja anda memilih menjadi perokok namun harus konsekuen dengan Beli Asuransi. Jangan merepotkan keluarga dari segi biaya jika suatu hari nanti anda menderita sakit yang disebabkan karena kebiasaan merokok.

Kedua, Sebagai perokok anda harus merogoh kantong lebih dalam untuk membayar premi asuransi karena resiko perokok lebih besar daripada bukan perokok. 

Didit Aby
Allianz Life Indonesia
085867941941
[Continue reading...]

Kamis, Maret 31, 2016

Haruskah Memiliki Asuransi Jiwa Saat Kesulitan Keuangan?

- 0 komentar
Pertama, asuransi tidak boleh dianggap sebagai gambling atau perjudian karena Asuransi bukan merupakan investasi. Kalaupun ada asuransi yang di bundling dengan Investasi, itu hanyalah bonus semata; bukan layanan utama.  Sebenarnya keuntungan terbaik memiliki  asuransi adalah saat anda tidak perlu mengajukan klaim; Alhamdulillah tidak terjadi hal buruk pada diri Anda, itu adalah karunia yang amat besar nilainya. 

Karena Jika Anda mengajukan klaim itu berarti hal yang buruk telah terjadi pada diri Anda, Dan anda pasti tak ingin hal buruk terjadi pada Anda.  Anda membeli asuransi untuk melindungi diri dari kerugian - bukan untuk menjadi kaya karena mengajukan klaim.

Kedua, Ingat, Anda hanya bisa membeli asuransi saat anda dalam kondisi cukup sehat. Punya uang banyak pun jika tidak sehat anda tak akan bisa membeli Asuransi. Kesulitan keuangan atau bahkan bangkrut sangatlah “relatif” karena saya yakin setiap orang memiliki masalahnya sendiri-sendiri.  Saya melihat ada banyak orang yang hidupnya sederhana tapi masih mampu menyisihkan 10% dari penghasilannya.


Dalam kondisi keuangan yang sulit, memprioritaskan urusan penting selain Asuransi tentu sangat bisa dimengerti. Jika tidak ada orang lain yang bergantung pada Anda, mungkin normal jika dalam situasi sulit Anda tidak membutuhkan asuransi untuk sementara waktu. Namun jika ada anak istri yang bergantung hidup pada Anda, hal terbaik adalah ajukan beberapa pertanyaan untuk diri anda sendiri :

1) Saat tiba-tiba Saya dipanggil Yang Maha Kuasa, Akankah istri saya dapat terus bekerja dan membayar kebutuhan sehari-hari dalam jangka waktu minimal setahun kedepan?
2) Saat tiba-tiba saya dipanggil Yang Maha Kuasa Apakah istri saya mampu menanggung hutang yang harus dibayarkan?
3) Saat tiba-tiba saya dipanggil Yang Maha Kuasa apakah istri saya memiliki dana yang cukup untuk mengurusi segala hal tentang pemakaman?
4) Saat tiba-tiba saya dipanggil Yang Maha Kuasa Apakah istri saya mampu membiayai pendidikan anak-anak seperti biasanya?


Memiliki asuransi –walaupun sedikit- dapat membantu mengurangi beratnya biaya yang ditanggung karena kematian. Kabar baik lainnya, Dengan premi yang murah sekalipun anda masih bisa menyertakan rider tambahan seperti perlindungan sakit kritis serta cacat tetap total. Rider tambahan berupa cacat tetap total dan penyakit kritis ini sebenarnya dimaksudkan untuk melindungi penghasilan dan aset Anda. Jika hal buruk terjadi maka aset yang anda miliki tetap aman.

Penyakit kritis atau cacat tetap total selain berbiaya sangat mahal, proses penyembuhannya juga memakan waktu cukup lama, sementara biaya hidup tidak bisa ditunda. Tentu saja proses penyembuhan ini akan menguras tabungan Anda. Disinilah klaim asuransi dapat membantu meringankan biaya hidup Anda.

Teliti sebelum membeli; pesan klasik yang masih relevan untuk jaman Sekarang.  Saat memilih asuransi,  penting bagi anda untuk meneliti lebih mendalam terkait hak anda sebagai nasabah maupun kewajiban anda sebagai nasabah. Jika Anda menemui kesepakatan asuransi yang terlalu bagus untuk menjadi kenyataan, pastikan perjanjian itu tertulis dalam polis asuransi Anda.  Ingat, Jika anda tidak sepenuhnya memahami apa yang Anda beli, akan muncul kekecewaan di kemudian hari. Jadi pastikan pilihan anda tepat sesuai kebutuhan dan kemampuan Anda.

Didit Aby
085867941941
[Continue reading...]

Rabu, Januari 27, 2016

My Education Allianz. Asuransi Pendidikan Termurah

- 0 komentar
Klaten-2016. Pada kesempatan ini asuransi klaten akan membahas mengenai Asuransi Pendidikan Allianz yaitu My Education. Produk ini merupakan jenis asuransi tradisional yang yang ditambahkan juga dengan perlindungan asuransi jiwa untuk ayah atau ibu. My Education ditujukan bagi anda yang hendak mempersiapkan dana pendidikan (mulai dari sekolah dasar hingga lulus kuliah dan biaya selama kuliah) bagi putra putri tercinta.

Manfaat yang diperoleh:

Dana tunai yang besarnya dapat mencapai 240% dari uang pertanggungan dasar plus manfaat tambahan. Dana tunai ini akan diterima secara bertahap.

Santunan sebesar 150% dari uang pertanggungan apabila tertanggung meninggal dunia.

Apabila tertanggung meninggal dunia maka kewajiban pembayaran premi ditiadakan dan manfaat dana tunai akan tetap diterima sesuai dengan jadwalnya.

Selain manfaat asuransi dasar anda dapat pula menambahkan manfaat asuransi tambahan 

Sebagai contoh, saya membuat ilustrasi asuransi pendidikan untuk Bapak Ali. Program asuransi pendidikan Allianz My Education memberikan dana tunai sebesar 240% dari uang pertanggungan jika kita polis aktif hingga tahun ke-23 (pembayaran hanya selama 18 Tahun). Maka untuk mencapainya pak ali membuat rencana UP (uang pertanggungan) 200 Juta dengan masa setoran selama 18 Tahun

Untuk memperoleh manfaat tersebut, Pak Ali harus menabung di Allianz sebesar  Rp.11.102.000 per semester (6 bulan). itu berarti Pak Ali harus menyisihkan dana 1.850.000 tiap bulannya.

Sebagai catatan, My Education memberikan 3 pilihan tenor pembayaran yaitu: Tahunan, Semester & Single. Tidak ada pembayaran bulanan untuk produk My Education ini.
Anda bisa membuat rencana UP (Uang pertanggungan) sendiri minimal 5 Juta. 


Gambar diatas adalah ilustrasi kapan Pak Ali akan menerima dana pendidikan. Dana Pendidikan pertama cair 10% dari UP yaitu 20 Juta pada tahun ke-6 Waktu yang tepat saat putra Pak Ali masuk SD.  Kemudian akan cair kembali sebesar 20% atau 40 Juta pada tahun ke-12 waktu yang tepat saat anak Pak Ali masuk SMP dan seterusnya.

Pada saat usia polis tahun ke-18, yaitu saat masuk kuliah, akan cair 50% dari UP yaitu 100 Juta dan Pak Ali akan memperoleh manfaat tambahan sebesar 54.880.000. Manfaat tambahan ini naik turunnya tergantung performa investasi pada saat itu.

Perlindungan Asuransi Jiwa

Karena My Education adalah tabungan pendidikan plus asuransi jiwa, maka dengan skema diatas Pak Ali akan memperoleh dana warisan sebesar 300 Juta apabila terjadi resiko selama periode masa asuransi (18 Tahun).


Bisa dilihat pada tabel diatas jika terjadi resiko terhadap Pak Ali, maka keluarga akan menerima dana 300 Juta. Nilai tunai yang dijamin pada tabel diatas berlaku jika ditengah jalan Pak Ali memutuskan untuk menutup polis.

Pada usia polis tahun ke-23, Pak Ali menutup polis dan berhak atas dana 60 Juta. Dana ini adalah nilai tunai yang dijamin dan tidak tergantung nilai investasi. 

Keunggulan My Education Allianz

Manfaat Pertama, Dengan memiliki produk ini, kita wajib tertib untuk menyisihkan dana buat menabung. Selain itu, ada kepastian berapa total dana yang akan kita terima yaitu 240% dari uang pertanggungan sekaligus manfaat tambahan yang nilainya tergantung performa investasi pada tahun tersebut.
Manfaat Kedua, Keluarga kita akan terproteksi karena jika terjadi resiko pada pemegang polis/tertanggung maka akan memperoleh santunan tunai Asuransi Jiwa. Pada ilustrasi dengan contoh diatas Pak Ali akan mendapatkan dana 300 Juta.

Demikian penjelasan mengenai asuransi pendidikan Allianz, My Education. Jika Anda membutuhkan ilustrasi rencana pendidikan sesuai kebutuhan anda, bisa menghubungi saya lewat sms/telepon di 085867941941

[Continue reading...]

Rabu, Oktober 14, 2015

Saham turun, investasi asuransi jiwa syariah minus

- 0 komentar

JAKARTA. Rapor merah hasil investasi asuransi jiwa syariah masih berlanjut hingga Agustus 2015. Sudah tiga bulan berturut hasil investasi asuransi jiwa syariah tercatat negatif.
Hingga Agustus 2015, hasil investasi asuransi jiwa syariah masih merugi alias minus Rp 848 miliar. Angka tersebut membengkak dibanding kerugian investasi pada Juli 2015 yang mencapai Rp 364 miliar.
Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) per Agustus 2015, jumlah investasi asuransi jiwa syariah juga menurun 3,7% dibanding bulan sebelumnya menjadi Rp 17,45 triliun dari Rp 18,13 triliun di bulan Juli 2015.
Tapi, jika dibandingkan periode sama tahun lalu, jumlah investasi asuransi jiwa syariah masih meningkat 17,27%. Pada Agustus 2014, jumlah investasi asuransi jiwa syariah hanya Rp 14,88 triliun. Namun, hasil investasi pada tahun ini memang terbilang buruk.
Sebagai perbandingan, pada Agustus 2014, hasil investasi asuransi jiwa syariah bisa mencapai Rp 1,3 triliun.
Direktur Industri Keuangan Non Bank Syariah OJK Mochammad Muchlasin mengatakan, jebloknya hasil investasi asuransi jiwa syariah disebabkan kondisi pasar yang tengah terguncang.
"Dugaan saya, negatifnya hasil investasi asuransi jiwa syariah karena performa saham yang sedang anjlok. Indeks juga turun. Karena asuransi jiwa syariah lebih banyak unitlink maka kejatuhan saham turut menekan kinerjanya," ujar dia, Senin (12/10).
Adi Pramana, Ketua Umum Asosiasi Asuransi Syariah Indonesia (AASI), menuturkan, produk asuransi jiwa syariah lebih banyak dalam bentuk unitlink, sehingga hasil investasi tergantung kinerja reksadana dan saham syariah. Dus, saat pasar saham anjlok, hasil investasi ikut rontok.
"Sejauh ini penurunan hasil investasi di dominasi penurunan saham. Sebab, penurunan obligasi tipis," tutur Adi.
Adi berharap, kondisi ini berangsur-angsur pulih, sehingga kinerja bisa terpoles di akhir tahun. Ke depannya, Adi berharap, ekonomi makin bagus. Ini ditandai dengan penguatan rupiah, masuknya dana asing dan menguatnya indeks saham syariah.
"Kami yakin prospek asuransi jiwa syariah makin membaik. Untuk asuransi jiwa syariah perkiraan masih bisa tumbuh dua digit," kata Adi.
Ely Aswita, Chairman of Media Relation Education and Socialization menilai, prospek asuransi jiwa akan tambah bergeliat.
Hal ini tercermin dari bertambahnya jumlah perusahaan, aset perusahaan asuransi syariah, pertumbuhan kontribusi, pertumbuhan jumlah dana investasi dan lainnya yang meningkat dari tahun ke tahun. Ini menunjukkan prospek positif bagi perkembangan asuransi syariah.
"Asuransi syariah masih memiliki ruang yang sangat luas untuk melakukan penetrasi apabila kita melihat perbandingan pemegang polis syariah dengan jumlah penduduk Indonesia yang notabene beragama Islam," terang Wita, sapaan Ely Aswita.
Dalam jangka pendek, Wita bilang, prospek hasil investasi syariah pada kuartal IV-2015 bergantung kepada kondisi pasar saham.

Sumber: Kontan
[Continue reading...]

Selasa, April 07, 2015

Apakah Asuransi Jiwa tidak mendatangkan manfaat selagi kita hidup?

- 0 komentar
Apakah Anda beranggapan bahwa Asuransi Jiwa tidak mendatangkan manfaat sewaktu kita hidup?. Atau Anda beranggapan bahwa membeli Asuransi Jiwa adalah hal yang sia-sia dan akan lebih baik jika Anda mengalokasikan dana yang ada untuk hal-hal lainnya yang dapat langsung dinikmati?. Jika jawaban Anda ‘ya’ maka luangkan waktu Anda untuk menelaah beberapa penjelasan berikut.

Memang benar bahwa manfaat dasar dari Asuransi Jiwa adalah manfaat santunan yang diberikan kepada ahli waris ketika kita sebagai Tertanggung meninggal dunia. Bagi kebanyakan orang, hal ini dianggap tidak mendatangkan manfaat, karena uang premi yang dibayarkan selama Tertanggung hidup seakan “hangus”.

Namun demikian, ada polis Asuransi Jiwa yang dapat memberikan fasilitas penarikan dana tunai atau peminjaman dana dari premi, sehingga dapat digunakan untuk berbagai keperluan ketika Tertanggung masih hidup. Untuk mengetahui fasilitas-fasilitas seperti ini, Anda harus benar-benar mendapatkan penjelasan dan petunjuk dari penasihat asuransi Anda.

Luangkan waktu untuk banyak bertanya mengenai Asuransi Jiwa untuk mendapat pemahaman yang menyeluruh mengenai Asuransi Jiwa. 

[Continue reading...]

Sabtu, November 01, 2014

4 Manfaat Asuransi Jiwa

- 0 komentar
Manfaat Asuransi jiwa berbeda dengan asuransi kesehatan sehingga anda harus bia membedakan pengertian antara asuransi jiwa dan asuransi kesehata. Asuransi jiwa  merupakan perlindungan finansial dari pihak penanggung atau perusahaan asuransi yang diberikan kepada keluarga pihak tertanggung. Asuransi jiwa ini memberikan protksi untuk keluarga atau orang terdekat anda ketika suatu hal yang tidak diinginkan terjadi pada anda. Jadi, ketika seseorang memutuskan untuk membeli polis asuransi jiwa tentunya karena mereka ingin melindungi orang – orang disekitarnya yang mereka sayangi. 

manfaat asuransi jiwa
Dengan tujuan utuk menjamin bahwa kehidupan orang-orang yang ditinggalkan tidak terbengkalai secara finansial jika anda atau kepala keluarga sudah tiada. Asuransi jenis ini sangat dianjurkan pada anda yang masih produktif dan merupakan salah satu tulang punggung keluarga. Terdapat beberapa manfaat asuransi kesehatan yang harus anda ketahui. Sehingga dengan mengetahui manfat-manfaatnya anda bisa sadar akan pentingnya berasuransi jiwa terhadap diri sendiri ataupun keluarga.

Manfaat asuransi jiwa yang pertama adalah, meminimalisir resiko yang tidak terduga. Siapapun tidak bisa mengantisipasi atau menduga terjadinya suatu bencana pada keluarga. Dengan asuransi, perlindungan bisa didapatkan sehingga akan terasa lebih ringan jika suatu saat terjadi musibah. Manfaat kedua adalah, keluarga anda akan lebih terjamin jika terjadi sesuatu pada anda yang berperan sebagai kepala keluarga. Dengan asuransi jiwa terdapat dana cadangan yaitu klaim asuransi yang bisa digunakan untuk membantu keluarga dalam membiayai hidup selanjutnya.

Selain itu anda juga bisa menyiapkan banyak hal mulai, dari pendidikan anak, pengeluaran keluarga bulanan, hingga berbagai kebutuhan yang bersifat rutin dapat terbantu dengan dana talangan dari premi asuransi, yang sebelumnya sudah anda buat. Selain itu, anda juga bisa mendapatkan berbagai fasilitas yang memudahkan melalui asuransi jiwa. Apalagi, saat ini asuransi jiwa banyak digabung dengan perencanaan lain yang siap membantu saat-saat mengalami kesulitan di masa depan. Manfaat Asuransi jiwa ini juga bisa membuat pikiran anda merasa tentram dan tenang untuk masa mendatang bila terjadi sesuatu yang tidak terduga.
[Continue reading...]

Kamis, Oktober 30, 2014

Pengertian, Fungsi, dan Tujuan Asuransi

- 0 komentar
Asuransi berasal dari kata insurance yang memiliki arti pertanggungan. Asuransi merupakan suatu perjanjian antara tertanggung atau nasabah dengan penanggung atau perusahaan asuransi. Pihak penanggung bersedia untuk menanggung sejumlah kerugian yang mungkin akan timbul dimasa  medatang setenah menyepakati pembayaran uang atau disebut dengan premi. Secara formal, asuransi didefiniskan debagai suatu perjanjian antara dua pihak atau lebih. Dimana pihak penanggung mengikatkan diri pada pihak tertanggung dengan menerima premi asuransi.

fungsi tujuan asuransi jiwa
Syarat-syarat perjanjian asuransi serta hak dan juga kewaijban kedua belah pihak tertuang dalam sebuah polis asuransi. Misalnya asuransi jiwa, kecelakaan, kehilangan, serta asuransi kebakaran. Pihak yang menyalurkan resiko disebut dengan penanggung. Fungsi dan tujuan asuransi adalah sebagai mekanisme pengalihan transfer resiko. Dimana, mengalihkan resiko dari suatu pihak lain yaitu penanggung. Pengalihan resiko ini  tidak berarti menghilangkan kemungkinan mesfortine, melainkan pihak penanggung menyediakan fasilitas pengamanan keuangan atau financial security serta ketenangan atau peace of mind bagi tertanggung.

Sebagai imbalannya, maka tertanggung wajib membayarkan premi dalam jumlah yang relatif kecil jika dibandingkan dengan potensi kerugian alami lainnya. Terdapat beberapa prinsip dasar didalam asuransi. Prinsip-prinsip dasar yang harus dipenuhi oleh lembaga atau perusahaan asuransi tersebut. Prinsip Asuransi yang pertama adalah insurable interest, yaitu hal untuk mengasuranskan yang timbul dari suatu hubungan keuangan antara tertanggung dengan, yang diasuransikan dan diakui secara hukum. Kedua, utmost good faith yang merupakan suatu tindakan untuk mengungkapkan secara akurat dan lengkap.

Dimana, semua fakta yang material atau material fact, mengenai sesuatu yang akan diasuransikan baik diminta maupun tidak. Prinsip dasar Asuransi yang ketiga disebut dengan proximate cause adalah suatu penyebab aktif, efisien yang menimbulkan rantaian kejadian dan bisa menimbulkan suatu akibat, tanpa adanya intervensi suatu yang mulai dan secara aktif dari sumber baru atau indpenden. Prinsip dasar didalam asuransi selanjutnya adalah idemnity yang merupakan suatu mekanisme dimana penanggung menyediakan kompensasi finansial dalam upayanya dengan menempatkan tertanggung dalam posisi keuangan yang ia miliki sesaat sebelum terjadinya kerugian.
[Continue reading...]

Pengertian Asuransi

- 0 komentar
Pengertian asuransi merupakan suatu istilah yang digunakan untuk merujuk pada tindakan sistem atau bisnis dimana perlindungan finansial atau ganti rugi untuk jiwa, kesehatan, properti dan lain sebagainya. Mendapatkan penggantian dari kejadian-kejadian yang tidak dapat diduga bisa terjadi seperti kematian, kehilangan, kerusakan atau sakit. Dimana, asuransi ini melibatkan pembayaran premi secara teratur dalam jangka waktu tertentu sebagai ganti polis yang menjamin perlindungan tersebut. Isitilah diasuransikan umumnya merujuk pada segala sesuatu yang mendapatkan perlindungan.
 
apa itu asuransi
Pengertian Asuransi tertulis dalam undang-undang no 2 tahun 19912 tentang usaha perasuransian adalah perjanjian antara dua pihak atau lebih dengan mana pihak penanggung meningkatkan diri kepada tertanggung dengan menerima premi asuransi. Tujuan premi ini, untuk memberikan penggantian kepada tertanggung karena kerugian baik itu kerusakan, kehilangan, dan kematian. Badan yang menyalurkan asuransi disebut dengan tertanggung dan badan menerima resiko disebut penanggung. Perjanjian antara kedua belah pihak disebut dengan kebijakan dalam pengertian umum asuransi

Biaya asuransi yang dibayar oleh tertanggung kepada penanggung untuk resiko yang ditanggung disebut dengan premi. Ini biasanya ditentukan oleh penanggung untuk dana yang bisa diklaim pada masa mendatang, serta biaya administratif dan keuntungan. Dalam kitab undang-undang hukum dagam asuransi diartikan sebagai, suatu perjanjian yang mana seorang penanggung mengikatkan diri kepada seorang tertanggung dengan menerima suatu premi, untuk memberikan penggantian kepadanya arena suatu kerugian, seperti kerusakan atau kehilangan keuntungany yang diaharapkan.

Penanggung pada asuransi menggunakan ilmu aktuaria untuk menghitung resiko yang mereka perkirakan. Ilmu aktuaria menggunakan matematika, terutama statistika dan probabilitas yang bisa digunakan untuk melindungi resiko dalam memperikarakan klaim dikemudian hari. Perusahaan asuransi juga mendapatkan keuntungan investasi. Hal ini diperbolehkan dari investasi premi yang diterima sampai mereka harus membayar klaim atau uang tersebut disebut dengan float. Penanggung bisa mendapatkan keuntungan atau kerugian dari harga perubahan float dan juga suku bunga atau deviden di float. Penjelasan tentang asuransi yang sudah diuraikan diatas semoga bisa menjadi arahan baru bagi anda.
Demikianlah informasi mengenai pengertian asuransi yang bisa kami informasikan kepada anda. Semoga bermanfaat.
[Continue reading...]

Mengenal Karakter Asuransi Jiwa Tradisional dan Modern

- 0 komentar
Dalam pengertian asuransi jiwa hal yang dipertanggungkan adalah musibah dan menyebabkan kematian. Ketika seseorang terkena musibah hingga mengalami kematian maka kondisi keluarga yang ditinggalkan dikhawatirkan akan memprihatinkan, dimana pendapatan dari seseorang tersebut tidak menjadi pemasukan pasti untuk memenuhi berbagai kebutuhan hidup. Resiko ini bisa diatasi dengan mendaftarkan asuransi jiwa ketika masih hidup dan produktif bekerja. 

asuransi jiwa modern dan tradisional
Secara umum, terdapat dua jenis asuransi jiwa yaitu tradisional dan modern yang bisa kita ikuti. Untuk mengetahui secara jelasnya simaklah ciri-ciri asuransi jiwa tradisonal dan modern berikut ini.

Ciri-ciri asuransi jiwa tradisional

  1. Besarnya tingkatan bunga, karena pada asuransi jiwa tradisonal mempunyai tingkatan bunga berbeda. Bunga ini akan diatur oleh pemegang polis asuransi dalam sebuah kontak yang telah disepakati.
  2.  Besarnya nilai atau polis dari awal kontrak berlangsung dapat diketahui secara transparan.
  3. Tanggal serta waktu pembayaran telah dipastikan dari awal perjanjian antara pengguna jasa asuransi dengan pemiliki perusahaan asuransi.
  4. Jumlah premi yang harus dibayar tidak dapat diubah.
  5. Kalkulasi maupun jumlah biaya tidak diketahui oleh pemegang polis asuransi.

Ciri-ciri asuransi jiwa modern

  1. Pemegang polis diberikan kebebasan dalam menentukan tujan, tentang siapa dan dimana premi akan diberikan atau diinvestasikan.
  2. Terdapat sebuah pemisahan yang hanya boleh diketahui oleh pemegang polis teresbut.
  3. Membutuhkan tenaga yang profesional dalam pengolahannya, karena didalam sistem asuransi modern tidak semudah sistem yang ada dalam asuransi tradisonal. Modal yang dikelola cukup besar sehingga anda harus bisa menyesuaikan  dengan jumlah dana.
  4. Nilai ditentukan oleh perusahaan asuransi yang mengelola, hanya kelemahannya pengguna jasa ini tidak akan mengetahui jumlah yang akan dibayarkan kepada mereka.
  5. Memungkinkan terjadinya penambahan premi setiap saat, sehingga akan menyebabkan waktu pembayaran premi tidak menentu.
Asuransi jiwa ini bertujuan untuk menjamin ketersedian finansial anggota keluarga yang ditinggalkan agar tetap bisa memenuhi kebutuhannya tanpa terbengkalai. Oleh karena itu, bisa dikatakan pula bahwa asuransi jiwa adalah dana cadangan karena kita melakukan investasi untuk ‘kebaikan finansial’ dimasa yang akan datang.
[Continue reading...]

Selasa, Oktober 28, 2014

Manfaat Asuransi Jiwa

- 0 komentar
Asuransi jiwa serta beberapa jenis asuransi lainnya memiliki kesamaan dimana sebagai investasi untuk masa depan. Tetapi setiap jenis asuransi akan memiliki tujuan masing – masing karena manfaatnya dari setiap asuransi juga berbeda. Asuransi jiwa memiliki perbedaan dengan asuransi kesehatan. Asuransi jiwa merupakan perlindungan secara finansial dari pihak perusahaan atau penanggung asuransi, yang diberikan kepada keluarga dan pihak tertanggung maupun pemegang polis.

apa saja manfaat asuransiKetika seseorang memutuskan untuk membeli polis asuransi jiwa, mereka memiliki rencana baik untuk melindungi orang-orang disekitarnya serta menjamin kehidupan orang-orang agar tidak terbengkalai secara finansial. Sebenarnya asuransi jiwa angat dianjurkan sejak kita masih muda karena bermanfaat. Untuk itu perlu kita ketahui beberapa manfaat dari asuransi jiwa berikut ini. Pertama, meminimalkan resiko yang tak terduga, siapapun tidak dapat mengantisipasi terjadinya suatu musibah dalam keluarga. Dengan adanya asuransi perlindungan akan didapat sehingga akan meringankan ketika mengalami musibah pada anggota keluarga.

Kedua, Keluarga akan lebih terjamin karena ketika terjadi sesuatu pada anggota keluarga masih memiliki anggaran cadangan, dengan memanfaatkan asuransi untuk membantu keluarga. Selain itu juga ada berbagai  hal yang dapat disiapkan, mulai dari pendidikan anak, pengeluaran keluarga untuk setiap bulan, hingga berbagai kebutuhan yang bersifat rutin dapat terbantu dengan adanya dana asuransi jiwa tersebut. Asuransi juga memiliki banyak fasilitas memudahkan dapat diperoleh melalui asuransi jiwa, belum lagi saat ini asuransi jiwa banyak digabung dengan beberapa perencanaan lain yang dapat membantu kondisi sulit di masa akan datang.

Ketiga, bermanfaat untuk menentramkan pikiran dimasa yang akan datang, terutama bagi kepala keluarga. Dengan adanya asuransi jiwa dapat membuat pikiran lebih tentram karena sudah tersedia dana cadangan jika terjadi sesuatu kelak. Dengan demikian dalam bekerja juga akan lebih tenang sehingga hasilnya juga akan lebih maksimal. Manfaat asuransi jiwa sebenarnya memang penting dimana kita telah melakukan investasi atau penggalakan dana untuk kemudahan dimasa yang akan datang. Sehingga dapat dikatakan sedia payung sebelum hujan. Karena sebelum ada musibah yang melanda keluarga sudah memiliki tabungan untuk mengatasi masalah tersebut. Dengan beberapa penjelasan manfaat dari asuransi jiwa akan membuat anda untuk mulai mengasuransikan orang-orang tersayang disekitar anda.
[Continue reading...]

Minggu, Oktober 19, 2014

Menjadi Wirusahawan Dengan Kocek Menawan

- 0 komentar
Kebutuhan hidup kian  banyak dan beragam. Apa boleh buat, banyak orang terdorong mencari penghasilan ekstra lewat kerja atau bisnis sampingan (side-job), selain tetap menikmati upah sebagai pegawai. Namun, tak jarang dari mereka akhirnya ingin melepas pekerjaan utama.
 
Merasakan nikmat rezeki dari pekerjaan sampingan, banyak orang tertarik memulai hidup sebagai wiraswastawan penuh. Mereka tak tertarik lagi bekerja pada orang  atau perusahaan lain.

Salah seorang di antaranya adalah Hendi Wibisono, karyawan perusahaan swasta di Jakarta Pusat. Hendi berniat menjalankan bisnis online shopping yang telah dia rintis tiga tahun terakhir, sepenuh waktu (full-time). Namun, dia masih bimbang memikirkan risiko bakal kehilangan aneka macam fasilitas yang selama ini dia dapatkan dari tempat kerjanya. 

Kebimbangan seperti itu sangat manusiawi. Namun, seperti kata pepatah, setiap kesuksesan butuh pengorbanan. Setiap pilihan memiliki konsekuensi tersendiri. Keleluasaan menjalankan dan mengeksplorasi bisnis pribadi harus dibayar kehilangan beragam fasilitas sebagai pegawai kantoran. 

Ketika melepas status sebagai pegawai, seseorang setidaknya akan kehilangan berbagai jenis fasilitas. Pertama, pendapatan rutin berjumlah tetap. Ini adalah salah satu keunggulan menjadi karyawan. Dengan mengetahui dengan pasti berapa arus dana masuk setiap bulan, Anda bisa leluasa membuat perencanaan keuangan. 

Nah, ketika beralih menjadi wiraswastawan, Anda harus siap dengan pendapatan yang tidak menentu. Ujung-ujungnya, perlu dipikirkan bagaimana pengaturan arus kas keluarga kelak.

Kedua, fasilitas kesehatan. Para pegawai umumnya menerima perlindungan kesehatan dari pemberi kerja, baik dalam bentuk asuransi kesehatan maupun dana kesehatan berplafon tertentu. Fasilitas serupa bahkan menjangkau anggota keluarga. Sebagai pengusaha, semua itu harus Anda tanggung sendiri, sepenuhnya.

Ketiga, beragam pendapatan tidak tetap, seperti bonus kinerja dan tunjangan hari raya (THR). Banyak karyawan mengandalkan pendapatan ekstra tersebut untuk memenuhi kebutuhan yang memakan dana besar.

Lagi-lagi, cadangan pendapatan seperti ini tak bisa lagi bisa diharapkan secara rutin, begitu seseorang menjalankan usahanya sendiri. Risiko-risiko tersebut tentu sudah Anda ketahui jauh-jauh hari. Namun, sangat mungkin risiko itu sebanding dengan apa yang akan Anda dapatkan  begitu benar-benar terlepas dari status pegawai. 

Supaya tidak berhenti sebatas kebimbangan, sebaiknya Anda mulai menempuh persiapan yang matang, terutama dari segi pengaturan kocek. Jangan sampai upaya Anda meningkatkan taraf hidup, justru tak tercapai hanya karena persiapan yang kurang matang.

Apa saja yang perlu Anda persiapkan? Simak saran dan paparan dari perencana keuangan berikut.
Periksa arus kas
Menengok lagi kondisi kocek wajib Anda lakukan sebelum mengajukan surat pengunduran diri ke kantor. Coba hitung semua pengeluaran Anda dalam satu bulan, mulai dari pengeluaran rumahtangga rutin, pengeluaran untuk kebutuhan anak, pengeluaran kebutuhan investasi, cicilan utang, asuransi, dan sebagainya. “Angka yang Anda dapat dari situ merupakan target pendapatan minimal yang harus Anda dapatkan setiap bulan kelak,” jelas Farah Dini, perencana keuangan Janus Consulting.

Hitung pula angka pendapatan dalam skenario terburuk. Ambil contoh, pengeluaran per bulan atau target minimal penghasilan Anda sebesar Rp 10 juta. Tetap ada kemungkinan penghasilan Anda kelak di bawah itu. Sudahkan Anda  menyiapkan strategi untuk mengatasinya? “Tanpa mengetahui angka terburuk, kecenderungan berutang akan sangat besar,” imbuh Dini.

Anda bisa menyisir lagi pos-pos pengeluaran mana yang bisa ditekan agar ketika terjadi skenario terburuk, Anda tak perlu berutang untuk menambalnya. Contoh, pos listrik dan air, pos rekreasi, atau pos transportasi.

Pos-pos pembayaran cicilan  utang harus Anda pastikan tetap lancar agar tidak menuai masalah lebih besar. Bagaimana dengan kartu kredit?Tetaplah dengan prinsip membayar penuh tagihan sebelum jatuh tempo!

Dana darurat
Dana darurat atau emergency fund sejatinya wajib Anda siapkan, tak peduli status Anda adalah karyawan atau wiraswastawan. “Saat berwiraswasta, umumnya pemasukan menjadi berfluktuasi sehingga keberadaan dana darurat malah penting sekali,” kata Mohamad Andoko, perencana keuangan OneShildt Financial Planning.

Berapa besarnya? Menurut Andoko, emergency fund senilai enam hingga 12 kali pengeluaran bulanan terbilang cukup. Besar pengeluaran bulanan sudah Anda ketahui dari pemeriksaan arus kas. Nah, ada baiknya sebelum beralih menjadi pengusaha, Anda juga telah memiliki proyeksi pendapatan bulanan. Alhasil, besar dana darurat yang harus Anda siapkan lebbih presisi nilainya. 

Dini berpendapat, besar dana darurat untuk situasi seperti itu idealnya senilai 12 kali pengeluaran bulanan. “Sebagai antisipasi jika di bulan-bulan ke depan penghasilan menurun atau tidak ada sama sekali,” jelas dia.

Asuransi kesehatan
Hilang status karyawan, hilang pula fasilitas kesehatan yang Anda nikmati selama ini. Mau tidak mau, Anda perlu membeli sendiri asuransi kesehatan agar kelak saat terjadi risiko kesehatan pada Anda dan keluarga, bisnis Anda tidak terganggu.

Tentukan dulu asuransi kesehatan seperti apa yang Anda cari. Selain tarif kamar rawat inap yang Anda butuhkan, biaya dokter, obat-obatan, dan biaya operasi, tengok pula manfaat lain seperti perlindungan kecelakaan. Sebagai langkah awal, kepala keluarga lebih diutamakan mendapat fitur asuransi kesehatan yang lengkap. Sisihkan waktu untuk memilih produk yang tepat. Perusahaan asuransi kerap memberikan diskon premi jika Anda membeli sekaligus untuk anggota keluarga. 

Andoko menambahkan, pembayaran premi asuransi bagi seorang wirusahawan sejatinya bisa menjadi komponen biaya di perusahaan yang dia rintis, sehingga akan mengurangi pajak perusahaan. 

Asuransi jiwa
Bila Anda punya tanggungan, asuransi jiwa alias term life wajib Anda penuhi, tidak peduli apakah Anda karyawan atau wirausahawan. Sebab, itu berkaitan dengan kelangsungan hidup tanggungan Anda bila Anda meninggal dunia. 

Hitung kebutuhan uang pertanggungan dengan rumus sederhana. “Potensi penghasilan dikalikan 12 bulan dikalikan jangka waktu Anda ingin proteksi tersebut tersedia untuk keluarga,” jelas Andoko.

Misal, potensi penghasilan Rp 10 juta dan anak Anda baru mandiri sekitar 15 tahun lagi. Maka, uang pertanggungan yang Anda butuhkan adalah
Rp 10 juta x 12 x 15 tahun alias Rp 1,8 miliar. Pilih produk term life murni dengan pembayaran premi tahunan.

Investasi jalan terus
Andoko menilai, menjadi wirausahawan bukan berarti melupakan kebutuhan investasi. Apalagi, jika selama ini Anda sudah menjalankan berbagai rencana keuangan, seperti rencana dana pensiun atau dana pendidikan anak. 

Sangat sayang bila hal itu terhenti hanya karena penghasilan tak lagi rutin setiap bulan. Anda bisa mengubah pola investasi dari bulanan menjadi tahunan mengikuti siklus penghasilan Anda sebagai usahawan. Untuk dana pensiun dari kantor terdahulu, sebagai contoh, bisa Anda cairkan dan tempatkan di instrumen investasi yang lebih agresif agar mampu memenuhi target kebutuhan pensiun.

Nah, dengan menyiapkan kondisi kocek terlebih dulu, melakoni status baru sebagai wirausahawan yang mandiri dapat berjalan lebih lancar dan nyaman.  

Sumber : kontan.co.id
[Continue reading...]

Selasa, Maret 18, 2014

Asuransi Single Premi Rp. 500 Juta

- 0 komentar
Bagi seorang profesional muda yang telah mencapai usia mapan, maka penting untuk melakukan investasi pada instrumen yang tepat. 

Untuk tujuan jangka panjang maka salah satunya adalah asuransi Single Premi yang mana dengan hanya 1x setoran premi akan memberikan 5 (lima) manfaat sekaligus yaitu :
  1. Proteksi asuransi jiwa dengan Uang Pertanggungan sebesar Rp. 5 milyar sampai umur 99 tahun.
  2. Melindungi mulai dari stadium awal (early) untuk 33 kondisi kritis yang akan mendapatkan Uang Pertanggungan sebesar Rp. 535 juta.
  3. Bila mengalami cacat atau meninggal dunia akibat kecelakaan maka akan mendapatkan Uang Pertanggungan sebesar Rp. 350 juta.
  4. Bila menjalani rawat inap di rumah sakit maka akan mendapatkan tunjangan harian rawat inap sebesar Rp. 1.000.000 / hari.
  5. Mendapatkan nilai tunai dengan asumsi imbal hasil investasi 10% pertahun pada usia ke 75 sebesar Rp. 7.471.647.000.
Ilustrasi : pria, usia 40 tahun, tidak merokok, imbal hasil investasi 10% pertahun.
Silakan hubungi kami untuk ilustrasi sesuai dengan kondisi yang Anda inginkan. Kami akan membuatkan dan memberikan konsultasi secara gratis.

Menjadi penting untuk memiliki asuransi saat kebutuhan hidup dasar telah terpenuhi yang memberikan perlindungan finansial bagi keluarga, salah satunya dengan asuransi Single Premi.
 
[Continue reading...]

Jumat, Desember 06, 2013

Asuransi Jiwa Tradisional

- 0 komentar
Produk Asuransi Jiwa adalah janji yang tertulis di dalam polis asuransi, yang dibuat oleh penanggung kepada tertanggung, untuk memberikan kompensasi keuangan apabila sesuatu terjadi kepada tertanggung.

Penanggung menawarkan berbagai produk yang sesuai dengan persyaratan dan kebutuhan calon tertanggung.

Calon tertanggung bebas untuk memilih setiap jenis produk yang sesuai dengan kebutuhan calon tertanggung.

Calon tertanggung bebas untuk memilih setiap jenis produk yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuannya.

Asuransi jiwa terdiri atas beberapa produk. Masing-masing jenis produk memiliki manfaat yang berbeda-beda guna melayani berbagai macam kebutuhan dan kemampuan nasabah. Apakah perbedaan diantara jenis-jenis produk asuransi tersebut?

Asuransi Jiwa Tradisional

1.     Asuransi Jiwa Berjangka (Term)
 
Ciri khas Asuransi Berjangka terletak pada proteksi maksimum dengan preminya yang relatif rendah. Sebab itu jenis produk ini menarik bagi calon tertanggung yang mempunyai kebutuhan asuransi yang besar namun daya belinya terbatas.
Siapa yang cocok dengan polis ini?
  • Calon pemegang polis yang ingin memproteksi masa depan anaknya;
  • Calon pemegang polis yang baru meniti karir. 
2.     Asuransi Jiwa Seumur Hidup (Whole Life)
 
Ciri khas Asuransi Jiwa Seumur Hidup adalah jenis dasar Asuransi Jiwa Permanen yang memberi proteksi asuransi seumur hidup bagi seseorang. Siapa yang cocok dengan produk ini?
  • Calon pemegang polis yang ingin memiliki proteksi jiwa sekaligus menghasilkan dana tabungan yang dapat dipakai untuk kebutuhan darurat;
  • Calon pemegang polis yang membutuhkan proteksi penghasilan permanen (biaya tagihan rumah sakit);
  • Calon pemegang polis yang ingin mendapat sejumlah pertumbuhan modal investasinya.
3.     Asuransi Jiwa Dwiguna (Endowment)
 
Ciri khas Asuransi Jiwa Dwiguna adalah proteksi yang memberikan jumlah uang pertanggungan saat tertanggung meninggal dalam periode tertentu dan sekaligus memberikan seluruh uang pertanggungan jika ia masih hidup pada masa akhir pertanggungan.
Karena memberikan dua manfaat inilah, asuransi ini disebut dwiguna. Produk ini berguna bagi calon pemegang polis yang ingin tertanggung terlindung dari dampak keuangan karena kematian dini.
Siapa yang cocok dengan produk ini?
  • Calon pemegang polis yang memerlukan dana bagi pendidikan anak;
  • Calon pemegang polis yang ingin memiliki sejumlah dana untuk kebutuhan di masa depan;
  • Calon pemegang polis yang ingin memiliki dana pensiun.
  •  
a.        Asuransi Jiwa Unit Link Single (Premi Tunggal)
 
Ciri khas Asuransi Jiwa Unit Link Single (Premi Tunggal) adalah premi yang dibayarkan secara sekaligus atau lump sum. Biasanya premi tunggal diinginkan oleh calon pemegang polis yang ingin berinvestasi jangka panjang. Siapa yang cocok dengan produk ini?
  • Calon pemegang polis yang suka berinvestasi jangka panjang;
  • Calon pemegang polis yang memiliki kelebihan uang (idle money) dan bermaksud meningkatkan kekayaannya.
b.     Asuransi Jiwa Unit Link Regular (Premi Berkala)
 
Ciri khas Asuransi Jiwa Unit Link Regular (Premi Berkala) adalah juga merupakan investasi jangka panjang, di mana di dalam polis diatur cara pembayarannya, yaitu dilakukan secara berkala atau regular. Unit dibeli begitu premi diterima.
Siapa yang cocok dengan produk ini:
  • Calon pemegang polis yang lebih memilih untuk bermain di proteksi;
  • Calon pemegang polis yang suka bermain di investasi tetapi tetap ingin diproteksi;
  • Calon pemegang polis yang masih bekerja dan ingin menyiapkan tabungan.  
  • [Continue reading...]
     
    Copyright © . Portal Berita Asuransi - Posts · Comments
    Theme Template by BTDesigner · Powered by Blogger