kaca mata
Tampilkan postingan dengan label agen. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label agen. Tampilkan semua postingan

Selasa, November 17, 2015

Bagaimana Menghindari Kesulitan Keuangan di Masa Pensiun Kelak

- 0 komentar
Klaten-2015. Masa pensiun mungkin masih jauh dari bayangan anda, tapi percayalah masa itu pasti akan tiba. Pakar keuangan, bisnis dan investasi, Robert T. Kiyosaki pernah meneliti bahwa sebagian besar orang hidup miskin di usia pensiun. Semua terjadi karena kegagalan merencanakan masa pensiun dengan benar. Anda tentu tidak ingin mengalaminya.

“Saya masih muda pensiun masih lama. Soal pensiun dipikir nanti saja lah”. Inilah penyakit mental paling umum yang diderita masyarakat, menganggap persiapan dana pensiun diawali nanti saat usia 50 tahun. Usia rawan penyakit dimana aroma parfum di tubuh sudah tergantikan oleh aroma balsem gosok dan minyak angin hehehe...

Untuk lebih mempertegas silahkan baca penjelasan berikut ini



Umumnya usia produktif kerja dimulai usia 25 tahun hingga pensiun di usia 55 tahun. Seiring dengan berjalannya waktu, Gaji/Penghasilan juga meningkat.



Meningkatnya gaji/penghasilan atau kenaikan jabatan biasanya berbanding lurus dengan “Manfaat/Benefit” semisal: THR, Tunjangan kesehatan, Bonus, dll



Sangat manusiawi bila seiring berjalannya waktu maka kebutuhan dan gengsi/gaya hidup meningkat pula. Bila di usia 25 tahun memiliki satu sepeda motor sudah cukup, maka di usia 30an memiliki mobil pribadi merupakan kebutuhan pula. 



Tibalah masa pensiun di usia 55 tahun. Penghasilan/gaji tidak lagi sebesar dahulu ketika aktif bekerja. Tunjangan pensiun biasanya sebesar seperempat dari gaji terakhir. Mengurangi gaya hidup/gengsi tidaklah terlalu sulit. Yang menjadi masalah adalah amat sulit untuk memenuhi kebutuhan pokok yang sudah kita jalani selama bertahun-tahun karena penghasilan yang jauh menurun. Selain itu di usia tua,  kita masih membutuhkan sejumlah manfaat/benefit  yang dulu didapat selama masih aktif bekerja semisal: Tunjangan kesehatan. 

Pertanyaannya, bagaimana caranya agar kebutuhan pokok dan manfaat itu tetap bisa kita nikmati di masa pensiun? Bagaimana solusinya?

Solusi paling realistis adalah kita harus menyiapkan dana pensiun kita sejak sekarang. Lalu dimana sebaiknya kita memulai menyusun langkah mempersiapkannya?

TAPRO Allianz adalah solusinya.



TAPRO Allianz sangat cocok dipilih untuk anda yang masih berada pada usia produktif yaitu usia 20-an hingga 40-an. Karena dengan mengawali persiapan pensiun sejak dini, jumlah dana yang anda keluarkan bisa ditekan sekecil mungkin.  

Baca pula: Tabungan Biasa Atau TAPRO Allianz?

TAPRO Allianz memiliki nilai tunai yang bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan pokok selama masa pensiun. Asuransi jiwa-nya sangat berguna untuk menggantikan tunjangan kesehatan, inilah manfaat/benefit pengganti setelah anda pensiun dari tempat kerja. 

So, mulailah sejak sekarang untuk mempersiapkan masa pensiun Anda agar tidak menyesal di kemudian hari. Keluarga bergantung kepada anda.

Hubungi Agen Asuransi Allianz wilayah Klaten, Solo, Yogyakarta, dan sekitarnya. 
Didit Aby : 085867941941

[Continue reading...]

Senin, November 09, 2015

Bagaimana Memiliki Aset dan Mendesain Masa Depan Keluarga

- 0 komentar
Klaten-2015. Dalam hidup ini, hari demi hari tanpa kita sadari usia kita terus bertambah. Dan kita yang selama ini bekerja & membangun usaha tentu mulai mengumpulkan aset-aset berharga yang juga terus bertambah setiap harinya. Untuk apa kita terus menambah dan menumpuk aset? Tentu saya dan Anda setuju bahwa kelak ini akan kita wariskan dan tinggalkan untuk keluarga. Karena setiap dari diri kita ingin memastikan keluarga kita hidup berkecukupan dan tidak berkekurangan nanti.

Dengan cara biasa, kita akan mengumpulkan aset berupa emas, deposito, tabungan, tanah, properti, reksadana, bisnis dan lain sebagainya. Yang tentu untuk mencapai nominal tertentu butuh waktu lumayan panjang. Semisal Anda ingin mengumpulkan aset 1 Milyar untuk diwariskan, Anda akan butuh waktu belasan bahkan puluhan tahun atau bahkan lebih.

Allianz kini hadir untuk memberikan solusi atas lamanya waktu yang harus Anda tempuh tadi. Kami bisa bantu Anda untuk memiliki aset sebesar 1 Milyar bahkan lebih hanya dalam waktu 7-14 hari. Dan aset tersebut sudah atas nama ahli waris Anda. Jika Anda berusia 20-25th, Anda cukup menyisihkan sebesar 450 ribu/bulan untuk menyiapkan dana 1 Milyar dalam waktu 7-14 hari. Jika Usia Anda 26-35 Anda hanya perlu menyisihkan 600rb/bulannya dan seterusnya.

So, mari mendesain masa depan keluarga Anda sebaik mungkin, karena kebahagiaan mereka adalah kebahagiaan juga untuk Anda.

Hubungi Agen Asuransi wilayah Klaten, Solo, Yogyakarta, Boyolali dan sekitarnya; Didit 085867941941
[Continue reading...]

Kamis, September 03, 2015

HAJI MABRUR

- 0 komentar
“Sesungguhnya Allah memasukkan orang-orang beriman dan mengerjakan amal sholeh ke dalam surga-surga yang dibawahnya mengalir sungai-sungai. Di surga itu mereka diberi perhiasan dengan gelang-gelang dari emas dan mutiara, dan pakaian mereka adalah sutera” (QS Al Hajj : 23)

Istilah Haji Mabrur sudah sangat sering kita dengar, seperti ucapan “Haji mabrur adalah haji yang makbul yakni haji yang diterima oleh Allah SWT” meskipun pada hakikatnya, bahwa hanya Allah-lah yang menentukan dan mengetahui apakah diterima dan tidaknya haji yang kita tunaikan. 

Namun melalui penjelasan yang bersumber dari Rasulullah SAW telah dijelaskan kriteria untuk mencapainya, antara lain :
  1. Niat Lurus. Tunaikanlah ibadah haji dengan benar-benar berangkat dari motivasi dan niat yang ikhlas karena Allah SWT
  2. Mencontoh manasik Rasulullah SAW. Melakukan manasik hajinya dengan meneladani dan mempedomani manasik haji Rasulullah SAW.
  3.  Rezeki Halal. Segala biaya dan nafkah yang digunakan untuk menunaikan ibadah haji haruslah benar-benar bersumber dari yang halal. Tasbih, Tabungan Asuransi Biaya Haji dari Allianz merupakan tempat yang baik untuk menabung serta menjamin resiko selama Anda beribadah haji di tanah suci. Lebih lengkap tentang Allianz Tasbih dapat anda baca disini.
  4. Menjaga Lisan. Hendaklah menjauhi rafats (mengeluarkan perkataan yang menimbulkan birahi), berbuat fasik, dan berbantah-bantah.
  5. Membawa perbaikan. Ibadah haji yang ditunaikan harus mampu memperbaiki akhlak dan tingkah laku.

Sungguh nikmat dan beruntung bagi hamba Allah yang bisa berhaji, karena dengan amal sholeh yang dibawa dari tanah suci Allah akan limpahkan rahmat kepadanya. Allah janjinya surga yang dialiri sungai-sungai. Semoga cita-cita anda untuk menunaikan ibadah haji dapat terlaksana bersama Allianz Tasbih Amiin.

Agen Allianz Tasbih, Agen asuransi Klaten, Solo, Yogyakarta dan sekitarnya. Hubungi 085867941941


[Continue reading...]

Senin, Agustus 10, 2015

Kisah Tukang Bakso ingin pergi Haji

- 0 komentar
Kisah Tukang Bakso ingin pergi Haji :
3 Wadah Uang Si Emang Tukang Bakso

CERITA ini adalah cerita dari keeleganan seorang tukang bakso menjawab pertanyaan pelanggannya. Bahkan mungkin tidak terpikirkan sebelumnya. Layak untuk menjadi buah perenungan untuk kita.

Di suatu senja sepulang kantor, saya masih berkesempatan untuk ngurus tanaman di depan rumah, sambil memperhatikan beberapa anak asuh yang sedang belajar menggambar peta, juga mewarnai. Hujan rintik rintik selalu menyertai di setiap sore di musim hujan ini.

Di kala tangan sedikit berlumuran tanah kotor, terdengar suara ketokan khas tukang bakso dorong lewat. Sambil menyeka keringat, saya menghentikan tukang bakso itu dan memesan beberapa mangkok bakso setelah menanyakan anak – anak, “siapa yang mau bakso?”
Selesai makan bakso, lalu saya membayarnya.

Ada satu hal yang menggelitik pikiran selama ini ketika saya membayarnya, si tukang bakso memisahkan uang yang diterimanya. Yang satu disimpan dilaci, yang satu ke dompet, yang lainnya ke kaleng bekas kue semacam kencleng. Lalu saya bertanya atas rasa penasaran selama ini.

“Mang, kalo boleh tahu, kenapa uang-uang itu Emang pisahkan? Barangkali ada tujuan?” Tanya saya.
“Iya pak, Emang sudah memisahkan uang ini selama jadi tukang bakso yang sudah berlangsung hampir 17 tahun. Tujuannya sederhana saja, Emang hanya ingin memisahkan mana yang menjadi hak Emang, mana yang menjadi hak orang lain atau tempat ibadah, dan mana yang menjadi hak cita-cita penyempurnaan iman.”

“Maksudnya…?” saya melanjutkan bertanya.

“Iya Pak, kan agama dan Tuhan menganjurkan kita agar bisa berbagi dengan sesama. Emang membagi tiga, dengan pembagian sebagai seperti ini,
Pertama, uang yang masuk ke dompet, artinya untuk memenuhi keperluan hidup sehari – hari Emang dan keluarga.
Kedua, uang yang masuk ke laci, artinya untuk infaq/sedekah, atau untuk melaksanakan ibadah Qurban. Dan alhamdulillah selama 17 tahun menjadi tukang bakso, Emang selalu ikut qurban seekor kambing, meskipun kambingnya yang ukuran sedang saja.
Ketiga, uang yang masuk ke kencleng, karena emang ingin menyempurnakan agama yang Emang pegang yaitu Islam. Islam mewajibkan kepada umatnya yang mampu, untuk melaksanakan ibadah haji. Ibadah haji ini tentu butuh biaya yang besar. Maka Emang berdiskusi dengan istri dan istri menyetujui bahwa di setiap penghasilan harian hasil jualan bakso ini, Emang harus menyisihkan sebagian penghasilan sebagai tabungan haji. Dan insya Allah selama 17 tahun menabung, sekitar 2 tahun lagi Emang dan istri akan melaksanakan ibadah haji.

Hatiku sangat-sangat tersentuh mendengar jawaban itu. Sungguh sebuah jawaban sederhana yang sangat mulia. Bahkan mungkin kita yang memiliki nasib sedikit lebih baik dari si emang tukang bakso tersebut, belum tentu memiliki pikiran dan rencana indah dalam hidup seperti itu. Dan seringkali berlindung di balik tidak mampu atau belum ada rejeki.

“Iya memang bagus… Tapi kan ibadah haji itu hanya diwajibkan bagi yang mampu, termasuk memiliki kemampuan dalam biaya,” Tanya saya kemudian.

“Itulah sebabnya Pak. Emang justru malu kalau bicara soal mampu atau tidak mampu ini. Karena definisi mampu bukan hak pak RT atau pak RW, bukan hak pak Camat ataupun MUI. 

Definisi “mampu” adalah sebuah definisi dimana kita diberi kebebasan untuk mendefinisikannya sendiri. Kalau kita mendefinisikan diri sendiri sebagai orang tidak mampu, maka mungkin selamanya kita akan menjadi manusia tidak mampu.
Sebaliknya kalau kita mendefinisikan diri sendiri, “mampu”, maka Insya Allah dengan segala kekuasaan dan kewenangannya Allah akan memberi kemampuan pada kita,” demikian jawaban si Emang tukang bakso.

Subhnallah… [ds/islampos/kisah inspirasi]

KINI,
Allianz Syariah hadir dengan produk asuransi unggulannya yaitu Allianz Tasbih yang dapat mewujudkan satu hal yang terpenting untuk mewujudkan rukun islam yang ke-5.

Agen Asuransi Allianz Klaten, Solo, Jogja dan sekitarnya 085867941941

Baca selengkapnya:
Tabungan Asuransi Biaya Haji (Tasbih) ; Pertama di Asia Tenggara

Agen Allianz Klaten, Solo, Jogja dan sekitarnya
Didit Aby (085867941941)
[Continue reading...]
 
Copyright © . Portal Berita Asuransi - Posts · Comments
Theme Template by BTDesigner · Powered by Blogger